NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Ngawi berniat membuka mal pelayanan publik (MPP) akhir bulan depan.
Akan tetapi, pembukaan MPP tersebut masih tahap uji coba terlebih dahulu dengan diikuti evaluasi.
"Rencananya soft launching akhir tahun ini,’’ kata Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.
Menurut Ony, tujuan uji coba guna mengetahui ada tidaknya kendala ketika MPP beroperasi secara penuh.
Persoalan yang ingin diketahui meliputi alur pelayanan, sarana dan prasarana, hingga kapasitas internet.
"Kalau tidak ada kendala, nantinya grand opening oleh Kementerian PAN-RB,’’ ujarnya.
Sebelum soft launching akhir Desember nanti, pemkab akan memindahkan kantor DPMPTSP dan disdukcapil ke kawasan MPP.
Boyongan rencananya dilakukan awal Desember. Kemudian, penempatan 42 pelayanan dari perangkat daerah lingkup pemkab, BUMN, BUMD, dan instansi vertikal ke gedung utama MPP.
"Pelayanan publik di lantai dua,’’ ucapnya.
Ony menyampaikan bahwa lantai satu MPP untuk coworking space dan pelaku UMKM.
Pihaknya memprioritaskan UMKM binaan perangkat daerah dan instansi vertikal untuk menempatinya.
"Jika ada sisa, nanti dilelang untuk UMKM yang bergerak di bidang kuliner, kriya, dan lainnya,’’ bebernya.
Skema lelang juga dipakai untuk mengisi rooftop. Pemkab berharap keberadaannya dapat meramaikan MPP. ‘’Bisa kafe atau usaha kuliner lainnya,’’ kata bupati. (sae/cor)
Editor : Budhi Prasetya