NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Jumlah wisatawan Ngawi sepanjang Januari hingga November lalu mencapai setengah juta orang.
Dinas pariwisata, pemuda, dan olahraga (disparpora) etempat mencatat 559.928 warga pelesiran ke 23 objek wisata yang ada di Ngawi.
"Masih bisa meningkat sekitar 20 persen saat momen Natal dan tahun baru 2024,’’ kata Kepala Disparpora Ngawi Wiwien Purwaningsih.
Menurut Wiwien tingginya kunjungan wisatawan berbanding lurus terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dari sertor pariwisata.
Dari target Rp 525 juta, realisasi retribusi pariwisata sebesar Rp 587 juta per November lalu.
"Surplus 11 persen,’’ sebutnya.
Dia mengatakan, wisatawan dari Madiun Raya masih mendominasi. Pihaknya meyakini pengunjung dari luar daerah tersebut akan meningkat.
Setelah dibukanya Benteng Van den Bosch dan tersedianya hotel bintang empat.
"Tahun depan akan ada banyak event sebagai salah satu upaya menarik wisatawan,’’ ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Disparpora Ngawi mengandalkan Taman Wisata Tawun untuk mencapai target pendapatan asli daerah (PAD) bersumber pariwisata.
Pemkab memasang target PAD sektor pariwisata sebanyak Rp 525 juta tahun ini. Realisasi hingga triwulan ketiga baru menyentuh Rp 441 juta.
Itu bukan perkara mudah. Pemkab Ngawi harus terus melakukan inovasi di sejumlah tempat wisata untuk menggenjot pendapatan sektor pariwisata.
''Sudah 84 persen,'' kata Kepala Disparpora Ngawi Wiwien Purwaningsih Rabu (27/9) lalu.
Wiwien mengatakan, inovasi diperlukan agar Taman Wisata Tawun semakin eksis. Pun, Pasar Jadu saban Ahad legi yang belakangan menarik ribuan pengunjung per hari masih menjadi fokusnya.
''Kami evaluasi agar tetap menarik dan pengunjung tidak bosan,'' ujarnya. (sae/cor)
PELESIRAN SEPANJANG JANUARI–NOVEMBER 2023
559.928 total wisatawan
23 objek wisata negeri dan swasta
Rp 525 juta target PAD pariwisata
Rp 587 juta realisasi PAD pariwisata
Sumber: Disparpora Ngawi
Editor : Budhi Prasetya