NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Warga Ngawi dibuat terkejut dengan kematian mendadak ibu dan anak di Desa Guyung, Kecamatan Gerih, Ngawi, pada Senin (1/1) siang.
Sang ibu (Siti Chotijah) dan anak bayi laki-lakinya yang baru berumur tiga bulan ditemukan tewas di dalam kamar.
Ibu dan anak asal Ngawi itu ditemukan dalam kondisi masih berpelukan.
Setelah geger penemuan dua jasad tersebut, polisi langsung berkoordinasi dengan RSUD dr Soeroto guna melaukan visum.
Instalasi Forensik dan Medikolegal RSUD dr Soeroto pada Senin sore rampung melakukan visum kepada jasad ibu dan anak tersebut.
Terdapat ciri bibir membiru dan mata bagian bawah dan atas memerah. Berbagai ciri-ciri ini mengarah pada kematian mendadak.
"Korban memiliki riwayat penyakit hipertensi," ungkap Kasatreskrim Polres AKP Joshua Peter Krisnawan.
Selain itu berdasarkan keterangan saksi, saat melahirkan, korban juga diminta untuk operasi sesar karena masalah hipertensi.
Hasil visum juga menandakan tidak adanya tanda-tanda kekerasan. Pun ketika olah tempat kejadian perkara, juga tidak ditemukan bukti yang mengarah adanya dugaan pembunuhan.
Setelah dilakukan visum dan diketahui hasilnya, keluarga juga meminta agar tidak dilakukan otopsi dalam. Jenazah ibu dan bayi juga sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
"Dugaanya ibu korban meninggal karena hipertensi dan sang anak kehabisan napas karena tertindih," jelas kasatreskrim. (sae/naz)
Editor : Mizan Ahsani