NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Kerugiaan materiil yang ditimbulkan dari kebakaran sepanjang tahun lalu ternyata tidak sedikit.
Satpol PP Ngawi menaksir angka Rp 1,3 miliar dari total 187 kejadian kebakaran sejak bulan Januari hingga Desember 2023.
Objek kebakaran di Ngawi yang diamuk si jago merah di antaranya bangunan rumah, warung makan, kandang ternak, lahan dan rumpun bambu.
"Ada dua korban jiwa,’’ kata Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Satpol PP Ngawi Purwanto, Selasa (2/1) kemarin.
Purwanto menyatakan, jumlah kejadian kebakaran sepanjang 2023 meningkat tiga kali lipat dibandingkan 2022.
Pihaknya mencatat 67 kejadian dua tahun lalu. Peningkatan signifikan terjadi mulai September. Sebab bulan itu memasuki musim kemarau.
"Peningkatan ini karena kemarau panjang ditambah fenomena El Nino,’’ ujarnya.
Menurut dia, penyebab kebakaran rumah rata-rata karena korsleting listrik. Sedangkan untuk kebakaran lahan karena kelalaian membakar sampah.
"Warga perlu meningkatkan pengamanan seperti mengecek peralatan listrik dan kompor jika ingin berpergian,’’ ucapnya. (sae/cor)
JUMLAH KEBAKARAN SEPANJANG 2023
Rumpun bambu 51 kasus
Rumah warga 25 kasus
Lahan 20 kasus
Warung makan 10 kasus
Kendaraan bermotor 4 kasus
Kandang ayam 3 kasus
Sekam penggilingan padi 3 kasus
Sumber: Satpol PP Ngawi
Editor : Budhi Prasetya