NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Politeknik Negeri Jember atau Polije mencurahkan perhatiannya terhadap program studi di luar kampus utama (PSDKU) di Ngawi.
Kamis (4/1), rombongan direksi perguruan tinggi negeri (PTN) itu mengunjungi Kampus 5 Polije di Desa Klitik, Geneng.
‘’Kunjungan ini sebagai persiapan proses perkuliahan semester genap 2023/2024,’’ kata Wakil Direktur Bidang Akademik Polije Surateno.
Kampus 5 angkatan pertama memiliki 32 mahasiswa dari dua program studi (prodi). Perinciannya, 22 mahasiswa manajemen informasi kesehatan dan 10 manajemen agribisnis.
Surateno berharap mereka terus mengembangkan diri memanfaatkan fasilitas yang disediakan pemkab.
‘’Terima kasih untuk Pemkab Ngawi atas apresiasinya dalam membangun kampus 5,’’ ujarnya.
Menurut Direktur Polije Saiful Anwar, jumlah mahasiswa kampus 5 dapat ditambah di tahun ajaran 2024/2025.
Pasalnya, fasilitas perkuliahan sudah tersedia dan persiapan penerimaan mahasiswa yang lebih matang.
Kondisi tersebut membuat dirinya yakin target 120 mahasiswa baru untuk dua prodi.
‘’Semoga ke depannya bisa menambah prodi manajemen informatika dan produksi tanaman hortikultura,’’ ucapnya.
Sementara, Asisten III Setda Ngawi Setyono mengatakan, penambahan dua prodi memang menjadi target Bupati Ony Anwar Harsono. Sebab Ngawi termasuk daerah agraris.
‘’Penambahan prodi agar bisa lebih berdampak pada warga Ngawi,” ujarnya.
Dalam kunjungan kemarin, Saiful Anwar dan Setyono menyerahkan kartu ATM ke mahasiswa penerima beasiswa dari pemkab. (sae/cor/*)
Editor : Mizan Ahsani