Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Diterjang Angin Kencang, Sejumlah Bangunan Rusak hingga Angkringan di Taman Pemuda Soekarno Berantakan

Budhi Prasetya • Kamis, 25 Januari 2024 | 21:30 WIB

 

BENCANA HIDROMETEOROLOGI: Salah satu bangunan warga terdampak hujan deras disertai angin yang melanda Ngawi, Rabu (24/1) kemarin.
BENCANA HIDROMETEOROLOGI: Salah satu bangunan warga terdampak hujan deras disertai angin yang melanda Ngawi, Rabu (24/1) kemarin.
 

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Rabu sore (24/1) kemarin, Ngawi bak dikepung bencana. Selain pohon tumbang yang ditabrak Muslim hingga tewas, di tempat lain banyak lagi yang ambruk.

Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Ngawi juga mencatat sejumlah rumah rusak terdampak bencana hidrometeorologi.

''Cuaca ekstrem, hujan deras disertai angin kencang,'' kata Kalaksa BPBD Ngawi Prila Yuda Putra.

Yuda menyampaikan, sejumlah bangunan milik warga mengalami kerusakan. Seperti, tiga rumah di perumahan Royal Permata, Desa Jururejo, Ngawi.

Kemudian, atap roboh di showroom Jalan Suryo, Desa Grudo, Ngawi, serta Duta Resto di Rest Area KM 575 A Tol Solo-Ngawi.

Gerobak angkringan yang ada di Taman Pemuda Soekarno (Mandasoe) juga berantakan.

"Sudah dilakukan asesmen, sejauh ini tidak ada korban (selain Muslim,Red)," terangnya.

Pohon tumbang terjadi di beberapa titik. Antara lain, di Jalan Dr. Soetomo, Jalan Hasanudin, dan 15 titik di Jalan Raya Ngawi-Mantingan.

"Semua pohon tumbang sudah dilakukan evakuasi," ujar Yuda.

Masyarakat diminta tidak beraktivitas di luar ruangan saat hujan deras. Apalagi, disertai angin kencang.

Yuda menekankan, potensi bencana hidrometeorologi harus diwaspadai untuk beberapa waktu ke depan. ''Puncak penghujan diprediksi akhir Januari hingga awal Februari," pungkasnya. (sae/den)

Editor : Budhi Prasetya
#angin kencang #ngawi #Taman Pemuda Soekarno #Bangunan rusak