NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Ketua Lembaga Dakwah (LD) Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) KH Abdullah Syamsul Arifin kecelakaan di Tol Ngawi-Solo, Senin (29/1) dinihari.
Toyota Fortuner bernopol P 1672 HO yang ditumpangi kiai yang akrab disapa Gus Aab itu terperosok di parit KM 549B, tepatnya di Kedungharjo, Mantingan, Ngawi.
Akibat kecelakaan ini, driver Gus Aab meninggal di lokasi kejadian. Sementara Gus Aab mengalami luka dan dirawat di RS Widodo, Ngawi.
Selain menjabat ketua lembaga dakwah di PBNU, Gus Aab rupanya juga mengemban sejumlah jabatan penting lain.
Berikut profil Gus Aab, seperti dikutip Radar Madiun dari berbagai sumber.
Gus Aab merupakan pengasuh Ponpes Darul Arifin, Desa Curah Kalong, Bangsalsari, Jember.
Dia menjabat sebagai ketua LD PBNU masa bakti 2022-2027.
Pria yang lahir di Jember pada 2 Februari 1962 itu juga menjabat sebagai Ketua PCNU Jember, untuk masa bakti 2019-2024.
Gus Aab merupakan putra dari KH Abdullah Yaqien dan Hamidah Irsyad Hasyim.
Dia memiliki tujuh saudara. Antara lain Abdul Aziz, Abdul Muqid, Azizah, Asimah, Aisah, Abdul Hamid Abdullah, dan Abdul Halim Abdullah.
Uniknya, nama Gus Aab dan ketujuh saudaranya selalu berawalan huruf ain.
Gus Aab menuntaskan pendidikan di Uum Al Qura Makkah.
Sayyid Muhammad bin Alawi, Syekh Ismail Zain Al-yamani, dan Syekh Abdullah Dardum merupakan beberapa nama yang membimbing Gus Aab selama di Tanah Suci.
Adapun Gus Aab menikah dengan Karimah Abdullah, putri Abdullah Schal asal Bangkalan, Madura. Dia dan sang istri dikaruniai enam anak. (sib/naz)
Editor : Mizan Ahsani