Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Distribusi Logistik Dijadwalkan Mulai 7 Februari, Pengiriman Gunakan Armada Tertutup untuk Antisipasi Hujan

Budhi Prasetya • Minggu, 4 Februari 2024 | 16:34 WIB

 

Ilustrasi foto: Komisioner KPU Ngawi yag baru dilantik siap bertugas dalam Pilkda Ngawi 2024.
Ilustrasi foto: Komisioner KPU Ngawi yag baru dilantik siap bertugas dalam Pilkda Ngawi 2024.
 

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Hari H coblosan kian dekat. Kelancaran distribusi logistik pemilu menjadi pekerjaan rumah (PR) tersendiri.

Terutama jatah logistik pemilu untuk tempat pemungutan suara (TPS) daerah rawan bencana.

''Kami sudah lakukan pemetaan sejak awal terkait pendistribusian logistik,'' kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi Prima Aequina Sulistyanti kemarin (3/2).

Distribusi bakal dimulai pagi agar cepat sampai tujuan. Terutama daerah pegunungan yang kerap hujan saat sore.

Pengiriman peranti kebutuhan Pemilu 2024 itu menggunakan armada tertutup.

''Kotak suara terlindungi plastik sehingga aman dari hujan,'' ujar Prima.

Diketahui, sejumlah daerah di Ngawi masuk kategori rawan banjir. Seperti  Kecamatan Pangkur dan Kwadungan.

Terkait itu, mengklaim bahwa hal tersebut telah diperhitungkan jauh hari sebelumnya. Termasuk perihal keamanan logistik di TPS dari potensi banjir.

"TPS di daerah rawan banjir berada di lokasi yang tidak banjir,'' ungkapnya.

KPU menjadwalkan distribusi logistik dimulai 7 Februari 2024. Baik logistik jenis luar maupun kotak.

Alur pendistribusian, dimulai dari gudang logistik di gudang bulog, Desa Keniten, Geneng. Kemudian, ke 19 kecamatan lalu ke 217 desa dan kelurahan.

Hingga, berakhir di 2.574 tempat pemungutan suara (TPS) yang ditarget tuntas pada 13 Februari mendatang.

''Distribusi dimulai dari daerah terjauh," ujarnya. 

Skema pendistribusian logistik pemilu akan dibagi menjadi dua sesuai jenisnya. Logistik luar kotak seperti bilik, form daftar pemilih tetap, dan daftar calon tetap, dikirim pada 7-8 Februari ke 19 kecamatan.

Sementara logistik dalam kotak seperti surat suara, formulir hasil, tinta, alat coblos, kotak surat suara dan kertas plano, pada 9-10 Februari.

"Pada 11-12 Febuari, teman-teman PPK nanti distribusi ke KPPS, 13 Februari harus sudah sampai TPS," pungkas Prima. (sae/den)

Editor : Budhi Prasetya
#pemungutan suara #ngawi #logistik pemilu