NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Hari pemungutan suara atau coblosan Pemilu 2024 tinggal hitungan jari.
Warga Ngawi yang terdaftar sebagai pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) masih memiliki kesempatan jika ingin pindah tempat pemungutan suara (TPS).
''Saat ini kami masih menunggu proses pemilih pindah TPS,'' kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi Prima Aquena, Minggu (4/2) kemarin.
Prima menyampaikan, daftar pemilih pindah TPS penting bagi pihaknya. Sebab, menjadi tahapan akhir pemutakhiran daftar pemilih tambahan (DPTb).
''Prosesnya berakhir 7 Februari nanti, setelah itu baru bisa distribusi logistik,'' ungkapnya.
Soal pengiriman peranti Pemilu 2024, KPU saat ini sibuk pengecekan akhir logistik di gudang logistik, gudang bulog Keniten, Geneng.
Rencananya, seluruh logistik pemilu mulai didistribusikan ke 19 kecamatan pada 7 Februari 2024. "Persiapannya sudah 90 persen," ujarnya.
KPU sedang dalam tahap setting dan packing logistik dalam kotak. Seperti surat suara, formulir hasil, tinta, alat coblos, kotak surat suara dan kertas plano.
Pun, checking untuk meminimalkan kesalahan distribusi. Baik di tingkat daerah pemilihan, PPK, PPS, hingga TPS.
Hal serupa juga dilakukan untuk logistik luar kotak. Seperti bilik, form daftar pemilih tetap, dan daftar calon tetap.
''Sekitar sembilan ribu surat suara susulan pengganti yang rusak itu juga sudah disortir dan dilipat,'' pungkasnya. (sae/den)
Editor : Budhi PrasetyaSumber : Radar Madiun