Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Nasi Tiwul, Jadi Makanan Alternatif Warga Gandong saat Harga Beras Mahal, Ingin Sehat atau Berhemat?

Asep Syaeful • Kamis, 22 Februari 2024 | 20:30 WIB
MAKANAN TRADISIONAL: Sulastri, warga Desa Gandong, Bringin, Ngawi, mengolah nasi tiwul di dapur rumahnya, Rabu (21/2).
MAKANAN TRADISIONAL: Sulastri, warga Desa Gandong, Bringin, Ngawi, mengolah nasi tiwul di dapur rumahnya, Rabu (21/2).

 

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Kearifan lokal atau budaya tradisional acapkali menjadi solusi bagi masyarakat dilingkup pedesaan.

Seperti yang dilakukan oleh warga Desa Gandong, Bringin, Ngawi, ini. Warga yang tinggal di darah pinggiran kota itu tak kelimpungan saat harga beras mahal.

Keuangan keluarga tidak sampai diperas habis untuk memenuhi bahan pangan pokok itu.  Mereka mengukus tiwul sebagai pengganti nasi untuk menghemat pengeluaran.

"Rasanya tetap nikmat,’’ kata Sulastri, salah seorang warga pengonsumsi nasi tiwul, Rabu (21/2) kemarin.

Selama sebulan terakhir, Sulastri bersama empat anggota keluarganya mengonsumsi nasi tiwul.

Kebiasaan itu dilakukan menyusul harga beras yang dinilainya kelewat mahal. Banderol mencapai Rp 17 ribu per kilogram, membuatnya harus berpikir ulang membelanjakan uang. 

"Jadi setiap hari pakai beras sedikit sedikit. Nantinya dicampur dengan gaplek,’’ ujar perempuan 55 tahun itu.

Sejak mengonsumsi nasi tiwul, Sulastri mampu menghemat berasnya. Bila sebelumnya satu kilogram beras cukup untuk dua hari, kini empat hari baru habis.

 

"Ketelanya hasil panen dari kebun,’’ ungkap Sulastri sembari berharap harga beras segera stabil agar dapat dibeli keluarga tidak mampu.

Selain irit, tiwul yang berbahan baku ketela itu punya banyak manfaat bagi kesehatan. 

Mengutip dari laman Kementerian Pertanian, tiwul dapat menghambat berkembangnya sel-sel kanker, sumber tenaga, dan mengandung nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh. (sae/cor)

 

MANFAAT TIWUL BAGI KESEHATAN

 

Sumber: Diolah dari berbagai sumber

Editor : Budhi Prasetya
#desa bringin #beras #ngawi #tiwul