Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pengantre Beras SPHP di Pasar Besar Ngawi Emosi Gegara Kertas Antrean Disobek Orang Tidak Dikenal

Asep Syaeful • Selasa, 27 Februari 2024 | 22:45 WIB

 

BERDESAK-DESAKAN: Sejumlah warga berebut giliran membeli beras murah di salah satu kios di Pasar Besar Ngawi, Senin (26/2) kemarin.
BERDESAK-DESAKAN: Sejumlah warga berebut giliran membeli beras murah di salah satu kios di Pasar Besar Ngawi, Senin (26/2) kemarin.
 

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Emosi warga yang antre pembelian beras stabilisasi pasokan harga pangan (SPHP) di salah satu kios di Pasar Besar Ngawi (PBN) tersulut.

Bukan lantaran panjangnya barisan antrean pembelian beras SPHP, tetapi karena perilaku tak menyenangkan orang tidak bertanggung jawab.

Insiden yang menyuluk emosi warga pembeli beras SPHP di Pasar Besar Ngawi, Senin (26/2) kemarin adalah perobekan kertas urutan antrean.

"Setelah menyobek langsung lari pergi dari pasar,’’ kata Suparmi, salah seorang warga yang ikut mengantre.

Suparmi tidak tahu alasan dan maksud perobekan kertas urutan antrean pembelian beras SPHP tersebut.

Namun dia bersama puluhan warga lainnya dibuat kesal lantaran ulah itu membuat urutan antrean menjadi kacau.

Apalagi dirinya mendatangi lokasi bersama anaknya sejak subuh agar bisa mendapat posisi di barisan depan.

"Mungkin perbuatan pedagang yang sengaja membuat keributan agar mendapatkan beras lebih banyak,’’ ujarnya.

Sumadi, pengantre lainnya, mengatakan bahwa antrean yang tidak tertib membuat pedagang beras kewalahan.

"Karena masyarakat sangat ingin membeli beras murah SPHP kemasaan lima kilogram seharga Rp 54.500,’’ ucapnya. (sae/cor)

Editor : Budhi Prasetya
#pasar besar #SPHP #beras #ngawi #antrean pembelian