Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

BPBD Ngawi Waspada Kiriman Air dari Kabupaten Madiun, Koordinasi dengan Perum Jasa Tirta Gajah Mungkur

Asep Syaeful • Rabu, 13 Maret 2024 | 00:30 WIB

 

LEBIH WASPADA : Banjir yang menggenangi sejumlah wilayah di Ngawi merendam rumah dan lahan pertanian warga.
LEBIH WASPADA : Banjir yang menggenangi sejumlah wilayah di Ngawi merendam rumah dan lahan pertanian warga.
 

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Sejumlah titik genang banjir sejumlah wilayah di Ngawi berpeluang bertahan lama.

Kewaspadaan terhadap fatalitas bencana perlu ditingkatkan. Kendati, banjir di beberapa lokasi mulai surat surut.

"Saat ini kami masih siaga,’’ kata Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi Prila Yuda Putra, Senin (11/3) kemarin.

Prila mengungkapkan, genangan air relatif tinggi masih ada di dua kelurahan. Yakni, Margomulyo dan Karangtengah di Kecamatan Ngawi. Dia berharap banjir segera surut.

"Kalau tidak ada banjir kiriman, besok (hari ini, Red) sudah surut,’’ujarnya.

Pihak BPBD telah berkoordinasi dengan Perum Jasa Tirta Gajah Mungkur terkait tingginya debit sungai Bengawan Solo buntut hujan deras di daerah bawah.

Dia menyampaikan, Waduk Gajah Mungkur aman. Elevasi waduk minis 60 sentimeter.

"Yang masih siaga Bengawan Madiun, karena air banjir dari Kabupaten Madiun baru masuk wilayah Ngawi,’’ ujarnya.

Banjir genangan di beberapa lokasi terpantau surut. Seperti yang melanda ruas-ruas jalan alternatif di Kecamatan Kwadungan dan Pangkur.

Jalur yang semula terputus, kini sudah bisa dilalui. Sebanyak 148 keluarga setara 450 jiwa yang sempat mengungsi mulai kembali ke rumah masing-masing.

"Kondisi banjir di beberapa titik sudah aman terkendali,’’ pungkasnya. (sae/den)

Editor : Budhi Prasetya
#Gajah Mungkur #Bengawan Solo #ngawi #banjir