NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Satpol PP Ngawi pasang mata dan telinga selama Ramadan.
Perangkat daerah itu memonitor suasana kenyamanan, ketentraman, dan ketertiban masyarakat di momen bulan puasa ramadan.
Salah satu yang menjadi perhatian mereka adalah jam operasional warung dan pedagang kaki lima atau PKL di wilayah Ngawi.
‘’Kami tingkatkan patroli,’’ kata Kepala Satpol PP Ngawi Rahmad Didik Purwanto, Selasa (12/3).
Bupati Ngawi mengeluarkan surat edaran (SE) mengenai ketertiban selama bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1444 H.
Isinya di antaranya larangan tembat hiburan malam beroperasi.
Selain itu tempat usaha makan dan minum boleh buka siang asalkan memasang tirai penutup.
‘’Pedagang kaki lima atau PKL di trotoar boleh berjualan di atas pukul 16.00,’’ ujarnya.
Didik menuturkan, warga yang tidak berpuasa diharapkan menghormati umat yang berpuasa.
Misalnya, tidak makan dan minum atau merokok di tempat umum.
‘’Agar sama-sama nyaman,’’ ucapnya. (sae/cor)
Editor : Mizan Ahsani