NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Lubang jalan di wilayah Ngawi kembali merenggut korban. Seorang pemotor mengalami kecelakaan gegara menghindari jalan berlubang.
Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) itu terjadi di ruas jalan Ngawi-Maospati. Erna Catur, warga Desa/Kecamatan Ngawi, harus masuk rumah sakit akibat kecelakaan tersebut.
Perempuan berumur 20 tahun itu mengalami nahas pada Selasa (2/4) sore. Sepeda motor Honda Vario bernopol AE 2354 JAH yang dikendarainya menabrak truk dam AE 9031 UN.
Tempat kejadian perkara (TKP)-nya masuk Desa Tambakromo, Geneng. Truk disopiri Wahyu Tri Waluyo, 23, asal Desa Mantren, Karangrejo, Magetan.
"Menurut keterangan saksi, pengendara motor menghindari lubang,’’ kata Kasatlantas Polres Ngawi AKP Yudhi Yulianto.
Yudhi mengungkapkan, Erna memacu motornya dengan kecepatan kencang dari arah selatan.
Menjelang TKP, haluan kendaraan roda dua jenis matik itu melebar ke kanan karena menghindari jalan berlubang. Nahas, melaju truk dari arah berlawanan.
"Tabrakan tidak terhindarkan karena jarak sudah dekat,’’ ujarnya.
Akibat tabrakan, Erna menderita patah tulang kaki kanan, babras tangan kanan dan wajah. Korban kemudian dibawa ke RSUD Geneng untuk mendapatkan perawatan intensif.
"Kendaraan yang terlibat laka lantas diamankan untuk bahan penyelidikan lebih lanjut,’’ ucap Yudhi.
Diberitakan sebelumnya, seorang pengendara sepeda motor tewas lantaran menghindari lubang jalan di ruas Jalan Ngawi - Solo, Sabtu lalu (16/3).
Korban bernama Yuliana Ajeng Pradita, asal Desa Kalang, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi AKP Yudhi Yulianto mengatakan lokasi kejadian masuk Desa Pengkol, Kecamatan Mantingan, Ngawi.
"Kecelakaan terjadi saat korban perjalanan pulang dari bekerja,’’ kata Yudhi, pada hari Minggu (17/3) lalu.
Yudhi menjelaskan, laka bermula saat korban melaju dari barat. Laju kendaraannya tiba-tiba oleng setelah roda sepeda motornya terperosok lubang jalan.
Nahas, kendaraan korban oleng ke kanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk yang dikemudikan Abd Kharis, warga Desa Grobogan, Mojowarno, Jombang. (sae/cor)
Editor : Budhi Prasetya