NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Aksi pencurian kembali terjadi di Ngawi. Kali ini, rumah dan toko (ruko) milik anggota DPRD setempat disatroni pencuri.
Peristiwa pencurian tersebut terjadi tanggal 12 April lalu. Ketika itu, ruko dalam kondisi sepi lantaran ditinggal mudik ke kampung halaman.
Alhasil, terduga pencuri leluasa mengobok-obok toko variasi mobil dan depo air minum yang berlokasi di Desa Karangasri, Ngawi, milik Gunadi Ash Cidiq, anggota DPRD Ngawi.
Aksi pencuri tersebut terekam kamera CCTV yang dipasang korban. Rekaman video terduga pelaku seorang pria bertubuh gempal.
Dalam aksinya, pelaku mengambil uang tunai dan puluhan TV Android, laptop, serta uang kotak amal titipan yayasan.
"Kerugian lebih dari Rp 25 juta,’’ sebut Gunadi, Senin (22/4).
Ia menuturkan bahwa kejadian bersamaan dengan momen Lebaran tepatnya tanggal 12 April lalu.
Ruko ditinggal kosong. Gunadi dan keluarga mudik ke Jogjakarta, dua hari sebelum kejadian.
pencurian
Selain itu, Gunadi mengungkapkan jika hasil rekaman CCTV memperlihatkan pelaku beraksi selama kurang lebih tiga jam.
Pria gempal yang mengenakan setelan celana pendek dan hoodie terlihat mulai masuk ke ruko sejak pukul 01.00 WIB.
"Jumat (12/4) diberitahu karyawan kalau ruko kemalingan,’’ ujar sekretaris komisi II DPRD itu.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas, pencuri masuk dengan cara melompati pagar sisi utara ruko.
Kemudian masuk ke dalam bangunan depo air minum dengan cara membuka paksa pintu.
Pelaku berusaha menggasak semua barang yang dapat dibawa, termasuk yang tersimpan di dalam kantor.
"Pelaku mengambil uang di laci dan kunci mobil jip dan truk. Tapi tidak berhasil mencuri kendaraan karena akinya sudah saya copot dan gerbangnya terkunci,’’ ungkapnya.
Menurut Gunadi, pelaku berniat masuk ke rumah utama namun gagal. Maling lantas menjebol dinding toko variasi mobil.
Puluhan TV android, laptop, dan uang kotak amal titipan yayasan yatim piatu digasak.
"Saya telah melaporkan kejadian ini Satreskrim Polres Ngawi. Rekaman CCTV cukup jelas, pelaku seperti sudah mempelajari rumah saya,’’ paparnya.
Galang Andika Wibowo, 21, karyawan toko variasi mobil, yang pertama kali mengetahui tempat kerjanya kemalingan. Saat itu ada pemudik yang ingin ganti kaca spion.
"Saat membuka toko, ternyata di dalam sudah acak-acakan,’’ ujarnya.
Terpisah, Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Joshua Peter Krisnawan membenarkan peristiwa pencurian di tempat usaha milik Gunadi.
Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan menggali keterangan sejumlah saksi.
"Kami masih melakukan penyelidikan,’’ katanya. (sae/cor)
Editor : Budhi Prasetya