Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pemkab Ngawi dan Pemkot Batam Teken Kerjasama Bisnis, Buka Peluang Perdagangan ke Asia Tenggara

Asep Syaeful • Selasa, 30 April 2024 | 22:30 WIB

SALING TUKAR POTENSI : Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono dan Walikota Batam Muhammad Rudi mengobrol gayeng terkait potensi antar daerah.
SALING TUKAR POTENSI : Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono dan Walikota Batam Muhammad Rudi mengobrol gayeng terkait potensi antar daerah.
 

BATAM, Jawa Pos Radar Madiun - Pemkab Ngawi getol meningkatkan nilai jual potensi daerah yang dimilikinya.

Itu terlihat dari kunjungan kerja rombongan Pemkab Ngawi ke Kota Batam. Berbagai potensi perdagangan antar-daerah coba ditawarkan ke Pemkot Batam dalam forum bisnis antara dua pemerintah daerah tersebut, Senin (29/4).

Hasilnya, ada kesepakatan bersama (KSB) antara Pemkab Ngawi dengan Pemkot Batam. Berbagai produk pertanian diminta untuk memenuhi pasar di Batam.

Sektor pangan seperti padi dan hortikultura misalnya tembakau, cengkeh, dan kopi. Pun, daging sapi maupun kambing hasil peternakan.

"Apa saja yang di-list nanti perlu desk to desk antar OPD terkait," kata Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.

Pemkab Ngawi juga membawa berbagai usaha mikro kecil menengah (UMKM) pertanian, handycraft, batik, dan lainnya.

Mereka juga langsung melakukan komunikasi bisnis dengan Pemkot Batam dan UMKM setempat.

"Kami berharap kerjasama perdagangan antar-daerah ini akan memajukan perdagangan Ngawi," ujar Ony.

Menurut Ony, Batam dipilih karena merupakan pintu gerbang perdagangan menuju wilayah Asia Tenggara. Batam mempunyai potensi perdagangan yang luar biasa, etalase perdagangan Asia.

''Sehingga ini menarik jika komoditi yang kita hasilkan bisa dikerjasamakan di Batam," terangnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi Kusumawati Nilam mengatakan, forum bisnis dengan Pemkot Batam untuk meningkatkan jejaring perdagangan antar daerah.

Akhir Mei mendatang, KSB ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama (PKS). Antara DPPTK Ngawi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Batam.

"Kami saling tukar menukar potensi," ucap Nilam.

Selain forum bisnis, Nilam menuturkan bahwa Bupati Ony juga meninjau 100 pekerja PT. TEC Indonesia.

Yang mana, 100 pekerja di perusahaan manufaktur elektronik itu merupakan warga Ngawi. Yakni, para lulusan SMK yang direkrut sejak 2021.

Setelah audiensi dengan manajemen PT TEC Indonesia, Nilam mendapat kabar bahwa kemampuan matematika warga Ngawi tidak diragukan.

"Sehingga, diharapkan kerjasama angkatan kerja antar-daerah dengan Pemkab Ngawi bisa mengakomodasi angkatan kerja,'' ujarnya. (sae/den/*)

Editor : Budhi Prasetya
#Pemkab Ngawi #Perdagangan #ony anwar harsono #bupati #pemkot batam