Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Melawan dan Mencoba Kabur, Kaki Komplotan Pembajak Truk dan Pencri Mobil Pikap Didor Polisi

Asep Syaeful • Kamis, 2 Mei 2024 | 04:00 WIB

DIDOR: Satreskrim Polres Ngawi meringkus komplotan curat dengan tiga pelaku kakinya ditembak.
DIDOR: Satreskrim Polres Ngawi meringkus komplotan curat dengan tiga pelaku kakinya ditembak.
 

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Lagi-lagi Polres Ngawi bertindak tegas kepada pelaku tindak kejahatan yang nekat melawan petugas kepolisian.

Kali ini giliran tiga anggota komplotan pencurian dengan pemberatan (curat) yang harus merasakan timah panas polisi.

Para pelaku sudah dua bulan diburu tim resmob Satreskrim Polres Ngawi. Mereka disinyalir pelaku pembajakan sebuah truk dan mencuri mobil pikap di Ngawi beberapa waktu lalu.

Tiga dari lima pelaku yang “dihadiahi” timah panas itu adalah Suyoko, warga Desa/Kecamatan Kendal; Ardian Ristiyanto, asal Desa Kedung Liwung, Sawit, Boyolali; dan Nanang Hariyanto, yang ber-KTP Desa Karangtalun, Imogiri, Bantul.

"Terpaksa ditembak kakinya karena berusaha melawan saat hendak ditangkap,’’ kata Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Joshua Peter Krisnawan, Selasa (30/4).

Joshua mengungkapkan, tiga pelaku ditangkap di Jalan Raya Palur, Solo, pekan lalu. Anak buahnya akhirnya mengendus keberadaan para pelaku.

Itu setelah pihak kepolisian menyebar jejaring informasi selama dua bulan terakhir.

Informasi didapat, komplotan terduga pelaku diketahui mengendarai mobil Opel Blazer bernopol B 1999 NZZ.

‘’Para pelaku ini hendak melakukan pencurian di wilayah Surakarta,’’ ungkapnya.

Polisi melakukan pengembangan hingga akhirnya meringkus dua penadah barang curian asal Sragen.

Keduanya, Sunaryo, 46, asal Desa Kedungwaduk, Karangmalang, dan Sulisanto, 49, yang tinggal di Desa/Kecamatan Sambirejo.

"Masing-masing ditangkap di Sragen dan Ngawi,’’ ujarnya.

Joshua menyatakan, penangkapan Suyoko dkk berawal dari laporan kasus curat di Desa Kedungputri, Paron; dan Dadapan, Kendal.

Dari kelima pelaku, Ardian menjadi otak pencurian. Dia mencari mangsa sekaligus membuat kunci palsu.

"Dua teman lainnya yang mengambil barang curian,’’ ujarnya sembari menyebut tiga mobil pikap dan mobil Blazer diamankan sebagai barang bukti. (sae/cor)

Editor : Budhi Prasetya
#curat #polres ngawi #pencurian