NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Nyawa Suparti, warga Desa Malanggaten, Kecamatan Kebakramat, Karanganyar, terselamatkan.
Perempuan 32 tahun itu nyaris tenggelam di Sungai Bengawan Solo masuk Desa/Kecamatan Mantingan, Ngawi, Jumat (10/5).
"Korban sempat hanyut, tapi kemudian berhasil diselamatkan," kata Ketua SAR LPJ Suyono Sastrorejo.
Baca Juga: Puluhan ASN Pemkab Madiun Berangkat Haji, Kompak Ajukan Cuti
Suyono menyampaikan, Suparti diketahui hanyut oleh petani yang sedang menggarap lahan di tepi Bengawan Solo sekitar pukul 11.30.
Korban yang hanyut sempat berpegangan pada bambu tepi sungai. Namun kemudian, lepas lagi.
Baca Juga: TOKOH WAYANG | Raden Setyaka, Setia Layani Prabu Baladewa
Beruntung korban tersangkut pada akar pohon trembesi. Setelah mendapatkan informasi, tim penyelamat langsung meluncur ke lokasi.
''Alhamdulillah korban yang berpegangan akar pohon trembesi dapat diselamatkan dengan perahu seadanya, kondisi hidup, dibawa ke RSUD Mantingan," terangnya.
Dia mengungkapkan, masyarakat setempat tidak mengenali korban tersebut. Juga penyebab korban bisa hanyut.
Saat kejadian, arus sungai tidak besar. Dia mengatakan pihaknya langsung melaporkan hal tersebut ke Polsek Mantingan.
Diduga korban memiliki keterbatasan mental. "Saat ini korban telah diambil oleh keluarganya," terangnya. (sae/den)
Editor : Mizan Ahsani