NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Peristiwa pencurian di Pasar Besar Ngawi (PBN) yang belakangan marak terjadi membuat pedagang resah.
Bagaimana tidak, dompet dan uang tunai milik pedagang di pasar semimodern tersebut raib diambil orang tidak bertanggung jawab.
Pun, pelakunya belum berhasil ditangkap alias masih bebas berkeliaran. Kondisi inilah yang membuat pedagang PBN khawatir menjadi korban aksi pencurian.
"Saya sudah dua kali kemalingan,’’ kata Sugiatun, salah satu pedagang PBN yang menjadi korban, Minggu (12/5).
Ia mengaku kehilangan dompet dan uang yang disimpan di dalam laci pekan lalu. Total uang yang dimaling sebesar Rp 2,6 juta.
Setelah dicek melalui kamera pengawas PBN, pelakunya diduga dua orang. Laki-laki dan perempuan yang disinyalir merupakan pasangan berstatus pasangan kekasih.
‘’Aksi pencuriannya pagi hari,’’ ujarnya.
Menurut Sugiatun, berdasarkan rekaman CCTV tersebut, pelaku perempuan tampak mencari sasaran dengan berkeliling kios.
Ketika dirinya lengah, pelaku memberitahu rekannya. Pelaku pria yang mengenakan kaus abu-abu, celana pendek, serta bermasker lantas datang ke kios untuk mengambil dompet.
"Saya sudah lapor polisi,’’ ujarnya.
Selain Sugiatun, ada Umiati yang kehilangan tas. Meski uang di dalam tas hanya Rp 115 ribu, pedagang 56 tahun itu merasa jengah.
‘’Semoga pak polisi segera menangkap pelakunya,’’ harap Bidin, suami Umiati.
Saat dikonfirmasiperihal pencurian tersebut, Kapolsek Ngawi AKP Suyadi menyatakan pelakunya dalam proses pencarian.
Dirinya mengungkapkan, pihaknya akan meningkatkan patroli di PBN sembari terus melakukan penyelidikan terkait aksi panjang tangan itu.
‘’Kami masih identifikasi wajah pelaku yang terekam CCTV,’’ ujarnya. (sae/cor)
Editor : Budhi Prasetya