Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Musim Bersahabat, Produktivitas Tembakau Ngawi Meningkat, Petani Nikmati Peras Keringat  

Asep Syaeful • Rabu, 15 Mei 2024 | 00:00 WIB
CUACA MENDUKUNG: Tidak sedikit petani padi di Ngawi yang beralih menanam tembakau tahun ini. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)
CUACA MENDUKUNG: Tidak sedikit petani padi di Ngawi yang beralih menanam tembakau tahun ini. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Tren produksi tembakau di Ngawi merangkak naik. Dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) mencatat kenaikan dalam dua tahun terakhir.

"Baik luasan lahan maupun hasil panennya,’’ kata Kabid Perkebunan dan Hortikultura DKPP Ngawi Hendro Budi Suryawan, Senin (13/5).

Hendro tunjuk bukti dengan membeber data pada 2023. Luasan lahan tanam 1.400 hektare menghasilkan sekitar 2.800 ton.

Angka itu naik berlipat jika dibandingkan dengan dua tahun lalu. Dimana luas lahan tanam tercatat 516 hektare.

Sedangkan untuk produktivitas tembakau di Ngawi dua tahun silam hanya sekitar 1.122 ton.

"Produksinya naik karena pengaruh cuaca kemarau kering,’’ ujarnya.

Menurut dia, tren produksi dan tanam tembakau cenderung menyusut sepanjang periode 2019 hingga 2021 (data lihat grafis).

 

Petani tembakau di Ngawi mulai semangat menanam bukan hanya karena musim yang bersahabat.

Namun juga harga jualnya yang tinggi dan kepastian pasar. Alhasil, petani tembakau bisamenikmati hasilkeringat mereka.

‘’Tahun lalu tembakau rajang kering tertinggi laku Rp 55 ribu per kilogram,’’ sebutnya. (sae/cor)

 

PRODUKTIVITAS TEMBAKAU LIMA TAHUN TERAKHIR

 

2019

Luas 2.089 hektare

Panen 3.134 ton

 

2020

Luas 1.121 hektar

Panen 1.595 ton

 

2021

Luas 500 hektare

Panen 752 ton

 

2022

Luas 561 hektare

Panen 1.122 ton

 

2023

Luas 1.400 hektare

Panen 2.800 ton

 

Sumber: DKPP Ngawi

Editor : Budhi Prasetya
#tembakau #kemarau #ngawi #DKPP #petani