Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Cantiknya Buket Bunga Rajut Karya PKK Wonokerto, Sampai Bikin Ana Mursyida Kagum!

Mizan Ahsani • Rabu, 29 Mei 2024 | 23:30 WIB
UNIK: Buket bunga rajut hasil kreasi pemuda TP PKK Wonokerto menjadi produk inovatif dan memikat perhatian Ketua TP PKK Ngawi Ana Mursyida. (SATRIO JATI WASKITO/RADAR NGAWI)
UNIK: Buket bunga rajut hasil kreasi pemuda TP PKK Wonokerto menjadi produk inovatif dan memikat perhatian Ketua TP PKK Ngawi Ana Mursyida. (SATRIO JATI WASKITO/RADAR NGAWI)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Desa Wonokerto mengikuti penilaian 10 Program Pokok PKK, Rabu (29/5).

TP PKK Kabupaten Ngawi yang dipimpin Ana Mursyida Ony Anwar Harsono itu meninjau langsung seluruh realisasi program tersebut

Ana mengungkapkan, pelaksanaan program di wilayah desa yang berada di Kecamatan Kedunggalar itu berjalan cukup baik.

Pun tentu ada penyempurnaan kedepannya.

Saat datang, Ana terkesima dengan salah satu hasil kreasi TP PKK Wonokerto, yaitu buket bunga rajut.

''Ini belum ada di TP PKK desa lain, sehingga sangat inovatif dan unik,'' ungkapnya.

Karya bunga rajut tersebut menjadi satu poin plus bagi TP PKK setempat. Ana mengapresiasi karya tersebut.

Ia juga mewanti-wanti supaya anggota PKK tak mengesampingkan administrasi.

''Ini yang harus diperhatikan betul-betul,jangan sampai tidak tercatat,'' katanya.

Dalam pertemuan tersebut, TP PKK Ngawi sekaligus menyerahkan sejumlah bantuan secara simbolis.

Yaitu bantuan peraga pekarangan pangan lestari dan gema PAUD, bibit tanaman buah, paket budidaya ikan, timbangan untuk bank sampah, satu paket APE dalam, serta konsumsi.

Kepala Desa Wonokerto Siti Maosri juga menyampaikan potensi pangan dari beras organik produksi poktan setempat.

TINJAU PROGRAM: Kepala Desa Wonokerto, Siti Maosri mendampingi TP PKK Ngawi saat meninjau pemanfaatan lahan desa untuk toga dan sayuran. (SATRIO JATI WASKITO/RADAR NGAWI)
TINJAU PROGRAM: Kepala Desa Wonokerto, Siti Maosri mendampingi TP PKK Ngawi saat meninjau pemanfaatan lahan desa untuk toga dan sayuran. (SATRIO JATI WASKITO/RADAR NGAWI)

Para petani Wonokerto sudah banyak menerapkan sistem pertanian ramah lingkungan yang berkelanjutan. Hasilnya pun bagus.

''Baik dari pupuk dan obat sudah mampu diproduksi mandiri dengan sumber daya yang ada, '' jelasnya.

Siti meminta pemkab untuk mendukung proses pelabelan beras organik Wonokerto.

Pasalnya, potensi yang dimiliki beras lokal terbilang tinggi.

Ia mengklaim, beras organik sangat baik untuk kesehatan ibu hamil, balita dan anak-anak.

Akan mencetak generasi sehat dan terhindar dari stunting.

''Pemasaran beras organik sementara dilakukan oleh Gapoktan juga melalui BUMDes kami, '' terangnya.

Pihaknya berharap PKK mampu terus beremangat dalam perannya membangun masyarakat desa dan generasi penerus.

Melalui prioritas 10 program PKK yang dilaksanakan dengan maksimal.

''Kami berterima kasih kepada Pemkab Ngawi dan mengharapkan pembinaan juga arahan agar program berjalan optimal,'' pungkasnya. (rio/naz/*)

Editor : Mizan Ahsani
#ana mursyida #wonokerto #ngawi #desa #rajut #buket bunga #pkk