NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Tol Solo-Ngawi. Tepatnya di KM 553.
Peristiwa itu sembpat membuat konsentrasi Muhammad Saiful Bahri mengemudikan truk bok L 8808 UA buyar seketika.
Warga Desa Semut, Purwodadi, Pasuruan, itu kaget bukan kepalang saat kendaraan yang disopirinya ditumbur dari belakang.
Perjalanan pria 39 tahun mengantarkan 30 ton gula pasir itu terhenti di Km 553 B Tol Solo-Ngawi pukul 08.15 WIB, Selasa (11/6).
Ia segera menepikan kendaraannya untuk mencari tahu apa sebenarnya yang terjadi. Ternyata truk bok yang dikemudikannya ditumbur truk lain dari arah belakang.
''Saya tidak tahu, tiba-tiba dari belakang ada yang menabrak cukup keras,'' kata Saiful.
Saiful menceritakan, kejadian bermula saat dirinya melaju dari timur ke barat. Ia mengangkut 30 ton gula pasir dari Blitar yang hendak dikirim ke Yogyakarta.
Namun, saat melintas di lokasi kejadian masuk Desa Pengkol, Mantingan, Ngawi, itu kendaraannya diabrak truk dibelakangnya yang diduga melaju dengan kecepatan tinggi.
Itu merujuk kondisi ruang kemudi truk penumbur yang ringsek dan menempel di buritan kendaraan Saiful usai kejadian.
"Setelah tertabrak saya minggir, kepala truk itu sudah menempel di bagian belakang truk saya," ungkapnya.
Nahas, sopir dan kernet truk bernopol H 9864 GK tewas seketika di TKP. Mereka adalah Arif Pri Afandi, warga Desa Brongkol, Jambu, Kabupaten Semarang.
Kernetnya bernama Sugiono, yang beralamat di Desa Purwomartani, Kalasan, Sleman. Pasangan sopir-kernet truk pengangkut bawang merah itu meninggal terjepit ruang kemudi.
''Dua korban tewas dibawa ke RSUD dr. Soeroto, Ngawi,'' kata Kasatlantas Polres Ngawi AKP M. Sapari.
Sapari menyampaikan, kecelakaan disebabkan faktor human error. Merujuk hasil olah TKP, sopir truk bawang merah diduga mengantuk.
''Sopir yang diduga ngantuk membuat truk melaju cepat lalu menabrak truk di depannya,'' ujarnya.
Truk bawang merah dan truk gula sudah diamankan petugas. Itu setelah proses evakuasi yang memakan waktu hingga 30 menit.
Laka maut dengan dua korban tewas itu kini dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi. (sae/den)
Editor : Budhi Prasetya