NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Ngawi menyetop sementara izin penggunaan GOR Bung Hatta.
Penerapan moratorium izin penggunaan GOR Bung Hatta Ngawi itu menyusul rencana proyek perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) fasilitas olahraga tersebut.
"Berlaku mulai 1 Juli sampai selesainya perbaikan,’’ kata Kepala Disparpora Ngawi Wiwien Purwaningsih kemarin (19/6).
Wiwien mengungkapkan, sejatinya banyak cabang olahraga (cabor) yang melayangkan permohonan izin menggunakan GOR Bung Hatta.
Namun karena terbentur proyek perbaikan, pihaknya hanya dapat memfasilitasi kegiatan yang pelaksanaannya sebelum Juli.
Cabor yang punya agenda setelah Juni menggunakan alternatif gedung olahraga lainnya.
"Jadi perbaikan GOR Bung Hatta tidak menghambat event olahraga di Ngawi,’’ klaimnya.
Disparpora Ngawi menilai perbaikan GOR Bung Hatta urgen alias mendesak lantaran banyak fasilitas yang rusak.
Terutama atap yang mengalami kebocoran ketika hujan. Bila dibiarkan, air hujan yang menggenangi lantai berpotensi membahayakan atlet.
Selain itu, penambahan tribun juga perlu untuk meningkatkan kapasitas penonton.
"Selama ini jumlah penontonnya sedikit karena memang kapasitas tribun terbatas,’’ ucapnya.
Wiwien berharap hasil perbaikan GOR Bung Hatta bakal meningkatkan kualitas atlet di kabupaten ini. Kendati hanya beberapa cabor yang memanfaatkannya.
"Seperti bola voli, futsal, basket, pencak silat, dan olahraga bela diri lainnya,’’ urainya. (sae/cor)
Editor : Budhi Prasetya