Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

BPBD Ngawi Tepikan Surat Edaran Potensi Cuaca Ekstrem dari BMKG Juanda, Tapi Imbau Warga Tetap Waspada , Ini Alasannya

Asep Syaeful • Jumat, 5 Juli 2024 | 19:30 WIB
BASAH: Hujan deras mengguyur wilayah Ngawi kota kemarin sore. BPBD mewanti-wanti potensi cuaca ekstrem beberapa hari ke depan.
BASAH: Hujan deras mengguyur wilayah Ngawi kota kemarin sore. BPBD mewanti-wanti potensi cuaca ekstrem beberapa hari ke depan.

 

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Hujan mengguyur nyaris merata di wilayah Madiun Raya, Kamis (4/7) kemarin.

Merujuk rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, diketahui adanya potensi peningkatan hujan di awal bulan Juli.

Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi menepikan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda.

Pasalnya,Kabupaten Ngawi tidak termasuk daerah berpotensi mengalami cuaca ekstrem beberapa hari ke depan.

Meski tidak berisiko, BPBD tetap pasang kuda-kuda mengantisipasi terjadinya peningkatan curah hujan awal bulan ini.

"Kami minta kewaspadaan masyarakat melalui stakeholder terkait,’’ kata Kepala Pelaksana BPBD Ngawi Prilla Yudha Putra, Kamis (4/7).

Prilla menerima surat edaran dari BMKG Juanda ihwal kewaspadaan peningkatan potensi hujan di Jawa Timur 1–7 Juli 2024.

Dalam beleid bernomor B/ME.02.04/031/KSUB/VII/2024 itu, Jatim disebut sudah mengalami musim kemarau.

Akan tetapi, adanya gangguan gelombang Ekuatorial Rossby dan Madden-Julian Oscillation (MJO) menyebabkan peningkatan curah hujan di 18 daerah. Khususnya pekan pertama bulan ini.

"Ngawi tidak termasuk 18 daerah itu,’’ ujarnya.

BPBD Ngawi mengesampingkan rilis pers BMKG lantaran kondisi di lapangan menunjukkan fakta berbeda.

Menurut Prilla, cuaca di Kabupaten Ngawi cenderung mendung dalam empat hari terakhir. Bahkan hujan deras sempat mengguyur Kamis kemarin.

"Data yang dirilis BMKG bersifat prakiraan. Karena itu kami mengingatkan masyarakat untuk waspada potensi angin kencang, pohon tumbang, dan banjir,’’ paparnya. (sae/cor)

Editor : Budhi Prasetya
#bpbd #hujan #ngawi #bmkg