NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Jumlah penerima program beasiswa mahasiswa miskin di Ngawi meningkat dua kali lipat.
Bila sebelumnya 300 orang, tahun ini naik menjadi 600. Dengan anggaran Rp 3 miliar, masing-masing mendapatkan Rp 5 juta.
‘’Bulan ini mulai pencairan secara bertahap,’’ kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Ngawi Budi Santoso.
Pogram beasiswa mahasiswa yang digulirkan Dinsos Ngawi tersebut bergulir sejak 2021.
Penerimanya disaring dengan memprioritaskan mahasiswa terdaftar data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Pun pandai dengan melihat nilai indeks prestasi (IP) semester terakhir.
Penerima beasiswa tahun ini telah diseleksi sejak Maret lalu. IP terendah dari mahasiswa yang lolos terima bantuan adalah 3,21.
‘’Jumlah pendaftar meningkat setiap tahunnya. Kami melakukan penyaringan secara ketat,’’ ujarnya sembari menyebut penerima mahasiswa Pemkab Ngawi belum mendapatkan beasiswa lainnya.
Budi menjelaskan, program beasiswa mahasiswa untuk memotong rantai kemiskinan.
Sebab bantuan sosial studi bagi warga Ngawi mengenyam pendidikan di perguruan tinggi itu untuk jangka panjang.
Anak yang mengenyam pendidikan perguruan tinggi punya pola pikir lebih terbuka.
Baca Juga: Amankan Momen Sura, Polres Ngawi Bakal Pelototi Potensi Kerawanan dari Medsos
Ilmu dari kampus dan luasnya jaringan pertemanan memperbesar kesempatan mendapatkan pekerjaan layak maupun berwirausaha.
‘’Sehingga harapannya dapat mengentaskan kemiskinan di Ngawi,’’ pungkasnya. (sae/cor/*)
PENERIMA BEASISWA EMPAT TAHUN TERAKHIR
2021 40 mahasiswa
2022 200 mahasiswa
2023 300 mahasiswa
2024 600 mahasiswa
(Sumber: Dinsos Ngawi)
Editor : Budhi Prasetya