NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Personel Polres Ngawi berupaya keras meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) saat momen Suran Agung.
Beragam tindakan pencegahan dilakukan. Salah satunya dengan melakukan penyekatan ekstra ketat yang dilaksanakan di puncak tradisi salah satu perguruan pencak silat, Minggu (21/7).
''Penyekatan dilakukan terhadap semua kendaraan yang melintas,'' kata Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto.
Penyekatan ekstra ketat tersebut dilakukan bukan tanpa sebab. Dwi mengungkapkan, pihaknya tidak ingin kecolongan aksi yang dapat mengganggu kamtibmas.
Maka dari itu, setiap kendaraan melintas diberhentikan dan diperiksa. Setidaknya dipelototi petugas gabungan Polri, TNI AD, dan koordinator lapangan perguruan silat terkait, di lokasi penyekatan.
"Penyekatan dilakukan dengan humanis,'' ungkap kapolres.
Penyekatan dilakukan di beberapa titik. Seperti di Mantingan, perbatasan Jateng-Jatim: Geneng, perbatasan Ngawi-Madiun; Banyu Urip dan Kwadungan, berbatasan Ngawi-Cepu).
Kemudian, sejumlah personel gabungan juga ditempatkan di Karangjati perbatasan Ngawi-Caruban utnuk melakukan kegiatan serupa.
''Penyekatan ini dimulai Sabtu (20/7) siang, bertujuan menjaga kondusivitas dan mencegah potensi gangguan keamanan di Ngawi,'' pungkasnya. (sae/den)
Editor : Budhi Prasetya