Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Warga Ngawi Ngamuk Lalu Bakar Rumah Sendiri, Ini Keterangan Pihak Keluarga

Asep Syaeful • Rabu, 24 Juli 2024 | 19:00 WIB
LUDES TERBAKAR: Sebuah rumah di Desa Wonokerto, Kedunggalar, Ngawi, ludes terbakar, Selasa (23/7).
LUDES TERBAKAR: Sebuah rumah di Desa Wonokerto, Kedunggalar, Ngawi, ludes terbakar, Selasa (23/7).

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Tak sedikit orang bijak mengatakan “cintailah istri atau pasanganmu secukupnya, jangan berlebihan”.

Sekilas, ungkapan tersebut terasa janggal. Namun jika dicermati ada benarnya. Karena terkadang cinta yang berlebihan kerap menimbulkan petaka.

Insiden di Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi ini contohnya. Seorang suami mengamuk dan membakar rumah orang tuanya.

Aksi nekat lelaki bernama Sunarko itu diduga lantaran gelap mata usai ditinggal istrinya. Perbuatan pria 39 tahun itu sempat membuat geger warga desa setempat.

Bagaimana tidak, kobaran api saat subuh hari Selasa (23/7) kemarin meludeskan bangunan rumah milik orang tuanya sendiri.

''Dia mumet karena ditinggal istri meninggal,'' kata Sukartono, adik Sunarko.

Sukartono mengungkapkan, pihak keluarga menduga jika kakaknya tengah depresi. Keterangan yang disampaikan pihak keluarga itu bukan tanpa alasan.

Dirinya menjelaskan bahwa istri Sunarko meninggal dunia dua pekan lalu. Hal itulah yang dituding menjadi biang perilaku nekat kakaknya.

''Sejak dua hari terakhir, (Sunarko, Red) tidak mau makan dan tidur. Akhirnya membakar rumah,'' beber Sukartono.

Mungkin saja api cinta Sunarko terhadap istrinya terlampau besar. Ia disinyalir tak mampu menahan kepedihan lantaran ditinggal belahan hatinya itu.

Tapi yang pasti, ulahnya membakar rumah itu menyebabkan kerugian materiil yang tidak sedikit.

Perabot dan harta benda milik orang tuanya semuanya ludes terbakar. Kandang hewan ternak pun tak luput dari amukan si jago merah.

''Kandang kambing juga terbakar,'' ungkap si adik.

Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Ngawi , yang menerima informasi kebakaran tersebut pukul 04.55 WIB segera memberikan respon.

Dua unit mobil damkar diterjunkan ke lokasi kejadian. Upaya pemadaman segera dilakukan agar kebakaran tidak meluas.

Kobaran api di rumah dengan material mayoritas dari kayu itu berhasil dikendalikan sekitar setengah jam.

"Ludes terbakar semua, api sudah membesar saat kami datang,'' kata Danru 2 Damkar Satpol PP Ngawi Lilik Kukuh. (sae/den)

Editor : Budhi Prasetya
#depresi #istri #kebakaran #ngawi #cinta