NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Kebakaran Pasar Gentong, Paron, Ngawi, menyisakan kepedihan bagi sebagian pedagang yang mengais rejeki disana.
Sejumlah pedagang terdampak kebakaran nekat menerobos masuk area berjualan tempat lapak atau kios mereka usai api berhasil dipadamkan Rabu (7/8).
Kepedihan tergambar jelas di raut wajah pedagang. Bangunan kios mereka ludes terbakar jadi arang bercampur material sisa kebakaran.
Mereka mencoba menyelamatkan apapun yang tersisa dari lapaknya. Seperti sabun cuci, kopi saset, dan minyak goreng.
"Saya ambil punya bos. Ini yang selamat cuma uang koin,’’ kata Siska, karyawan salah satu lapak.
Anis Solikah, pedagang lainnya, juga mengais barang-barang yang masih dapat diselamatkan. Lima los tempatnya berjualan hangus terbakar.
"Saya jualan peralatan rumah tangga. Saya rugi sampai Rp 100 juta,’’ ungkapnya.
Sehari setelah kebakaran, puluhan pedagang yang lapaknya hangus, terpaksa libur berjualan.
Dinas perdagangan, perindustrian, dan tenaga kerja (DPPTK) mencatat jumlahnya 25 orang dari empat los berjualan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Ngawi 2019, ada 210 pedagang di pasar rakyat itu.
"Ada pedagang meracang, mainan, pakaian, dan plastik,’’ urai Kepala DPPTK Ngawi Kusumawati Nilam kemarin (8/8).
DPPTK tengah mengupayakan 25 pedagang segera kembali berjualan. Perangkat daerah itu berencana merelokasi lokasi berjualan ke area kosong.
Calon lokasinya tidak jauh dari Pasar Gentong yang terbakar hari Rabu sore lalu.
"Hari ini (kemarin) kami kumpulkan pedagang di kantor desa untuk diskusi relokasi sementara,’’ ujarnya.
Nilam mengatakan, Pasar Gentong diusulkan diperbaiki tahun depan. Objek perbaikannya menyeluruh bukan hanya bangunan yang terbakar.
"Perkiraan biayanya butuh Rp 5 miliar,’’ ucapnya sembari menyebut masih proses menghitung nilai pasti kerugian.
Sementara itu, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran Pasar Gentong. Tim Inafis Polres Ngawi menyisir area yang diduga menjadi tempat munculnya api pertama kali.
"Dugaannya ada korsleting listrik dari salah satu kios,’’ kata Kapolsek Paron AKP Budianto. (sae/cor)
MEREKA YANG KEHILANGAN LAPAK DI PASAR GENTONG
- Total 25 pedagang
- Berjualan dagangan meracang, mainan, pakaian, plastik
- Menempati empat los yang masing-masing seluas 75 meter persegi
POIN KRUSIAL PASCA KEBAKARAN PASAR GENTONG
- DPPTK berencana mencarikan tempat relokasi berjualan sementara
- Lokasi berjualan tidak jauh dari Pasar Gentong
- DPPTK berniat memperbaiki Pasar Gentong tahun depan
- Perbaikan dilakukan secara menyeluruh
Sumber: Diolah dari wawancara
Editor : Budhi Prasetya