Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pulbaket Soal Pabrik Pakan Ternak Senilai Rp 866 Juta yang Terbengkalai, Kejari Ngawi Telisik Hal Ini

Asep Syaeful • Kamis, 22 Agustus 2024 | 19:00 WIB
CEK LAPANGAN: Kejari Ngawi mendatangi gedung pabrik pakan ternak di Desa Karangtengah Prandon, Ngawi, Juli lalu.
CEK LAPANGAN: Kejari Ngawi mendatangi gedung pabrik pakan ternak di Desa Karangtengah Prandon, Ngawi, Juli lalu.

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Bangunan gedung yang direncanakan jadi pabrik pakan ternak di Desa Karangtengah Prandon, rupanya masih menarik perhatian pihak Kejaksanaan Negeri (Kejari) Ngawi.

Buktinya, mereka dikabarkan mulai menelisik ihwal proyek pembangunan  yang belum pernah beroperasi laiknya pabrik pakan ternak itu.

Sebelumnya, sejumlah personel dari Kejari Ngawi sempat mendatangi dan mengecek langsung keberadaan bangunan tersebut bulan Juli lalu.

Kabar terbaru menyebut, jika aparat penegak hukum (APH) itu mulai meminta keterangan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan pihak terkait.

"Temuannya seperti apa, kami belum bisa beberkan karena masih dalam proses pengumpulan bahan keterangan," kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ngawi Susanto Gani, Rabu (21/8).

Dia mengungkapkan, pihaknya telah mengecek langsung lokasi gedung yang dibangun 2016 senilai ratusan juta rupiah itu awal Juli lalu.

Itu dilakukan untuk merespon laporan dari masyarakat. Terkait bangunan yang kurang terurus atau terbengkalai.

Hasil sementara, bangunan gedung pabrik pakan ternak itu belum pernah digunakan sama sekali. Mangkrak, beberapa titik bangunan sudah rusak.

"Kami juga sudah meminta keterangan dengan ahli untuk temuan ini," terangnya.

Kejari masih dalam proses pengumpulan data dan bahan keterangan (pulbaket). Mulai perencanaan awal sampai kendala kenapa bangunan itu belum dimanfaatkan.

"Kami juga mengembangkan temuan lainnya seperti lahan milik Pemkab Ngawi di sekitar pabrik pakan ternak yang dikelola perseorangan," ungkapnya.

Diketahui, pembangunan gedung pabrik pakan ternak menelan anggaran senilai Rp 866 juta yang bersumber dari APBD Ngawi 2016.

Proyek pembangunan yang didanai dari duit pemerintah itu dikerjakan oleh CV. Perkasa. (sae/den)

 
Editor : Budhi Prasetya
#kejari #proyek #pabrik #ngawi #pakan ternak