NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Pemerintah Desa Ringinanom, Kecamatan Karangjati, turut memeriahkan pawai karnaval budaya se-Kecamatan Karangjati yang digelar Selasa (20/8) lalu.
Mengusung tema "Ringinanom Berkarya Untuk Indonesia Jaya," desa ini menampilkan tiga bidang utama yang menjadi fokus program kerja mereka.
Antara lain Ketahanan Pangan, Pemuda, dan Olahraga.
"Tiga bidang tersebut termasuk juga Sosial Budaya, dengan penampilan *pentul melikan* yang menjadi daya tarik utama," ujar Siman, Sekretaris Desa Ringinanom.
Siman juga menambahkan bahwa antusiasme ibu-ibu komunitas aerobik yang tergabung dalam barisan pawai sangat tinggi.
Mereka menampilkan kreasi tari yang energik, dan peran kaum perempuan dalam karnaval ini benar-benar mencuri perhatian penonton.
"Penonton sangat terhibur, antusiasnya luar biasa," ujarnya.
Namun, Siman berharap pelaksanaan karnaval di tahun berikutnya bisa lebih tertib, khususnya dalam pengaturan jalur peserta pawai.
Ia mengungkapkan bahwa jalur yang dilalui peserta masih terganggu oleh lalu lintas kendaraan, terutama di bagian akhir menuju garis finis.
"Kami berharap panitia bisa memilih jalur finis yang jauh dari jalan besar agar lebih aman bagi peserta," tambahnya.
Siman juga menyoroti bahwa sektor pertanian menjadi poin penting yang diangkat oleh hampir semua peserta tingkat desa.
Di wilayah Kecamatan Karangjati, mayoritas masyarakat memang berkecimpung di sektor pertanian, termasuk dalam pelaksanaan program pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan.
"Di Ringinanom, penerapan PRLB (Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan) sudah berjalan baik, termasuk pengendalian hama tikus tanpa aliran listrik," pungkasnya. (rio/naz/*)
Editor : Mizan Ahsani