Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kerennya Warga Desa Sawo Meriahkan Pawai Budaya Karangjati: RT-RW Jadi Pengawal, Ibu-Ibu Pamerkan Kreasi Senam

Mizan Ahsani • Jumat, 23 Agustus 2024 | 16:45 WIB
BARISAN PRAJURIT: Barisan pasukan pengawal diperankan oleh papara petugas BPD dan perangkat RT/RW. (SATRIO JATI/RADAR MADIUN)
BARISAN PRAJURIT: Barisan pasukan pengawal diperankan oleh papara petugas BPD dan perangkat RT/RW. (SATRIO JATI/RADAR MADIUN)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Penampilan peserta dari Desa Sawo dalam barisan karnaval budaya se-Kecamatan Karangjati berlangsung meriah dan penuh semangat.

Ibu-ibu PKK Desa Sawo menampilkan tarian kreasi dengan kostum dominan warna merah putih yang memukau penonton.

Di akhir barisan, hadir pula kelompok dayang yang menambah kemeriahan acara.

Kepala Desa Sawo Widiyanto menjelaskan bahwa para dayang tersebut merupakan representasi dari kader Desa Sawo yang menjadi garda depan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan desa.

"Mereka adalah simbol kekompakan dan semangat pelayanan yang selalu siap mendampingi masyarakat," ujarnya.

Widiyanto menambahkan, melalui pertunjukan ini, Desa Sawo juga mengampanyekan pentingnya menjaga kesehatan dengan mengikuti paguyuban senam sehat yang tersebar di berbagai dusun.

"Gerakan ibu-ibu sangat lincah, luwes, dan enerjik, menunjukkan bahwa kesehatan dan kebugaran menjadi prioritas bagi kami," tambahnya.

GUNUNGAN: Aneka jajanan yang akan dibagikan ke penonton disusun berupa gunungan. (SATRIO JATI/RADAR MADIUN)
GUNUNGAN: Aneka jajanan yang akan dibagikan ke penonton disusun berupa gunungan. (SATRIO JATI/RADAR MADIUN)

Semangat kebersamaan dan kerukunan juga tercermin dalam barisan karnaval Desa Sawo.

"Ini adalah cerminan dari Bhineka Tunggal Ika, di mana perbedaan bukan menjadi penghalang untuk bersatu dalam cinta, cita, dan karya," jelas Widiyanto.

"Desa Sawo selalu menjunjung tinggi adat istiadat sebagai identitas daerah sejak dulu," sambungnya.

Barisan pasukan pengawal yang terdiri dari anggota BPD serta perangkat RT/RW turut memeriahkan karnaval.

Kehadiran mereka melambangkan kesiapan dalam melayani dan mendampingi masyarakat di setiap kegiatan desa.

"Ini juga menggambarkan ciri khas Desa Sawo dengan kesenian Ketoprak Karya Budaya yang berjaya pada era 1970-1990-an," ungkapnya.

KREASI GERAK: Para Ibu-ibu kader Desa Sawo kompak memeragakan gerak kreasi senam. (SATRIO JATI/RADAR MADIUN)
KREASI GERAK: Para Ibu-ibu kader Desa Sawo kompak memeragakan gerak kreasi senam. (SATRIO JATI/RADAR MADIUN)

Selain itu, Desa Sawo menampilkan Gunungan yang berisi aneka jajanan untuk dibagikan kepada penonton.

Gunungan ini melambangkan pelestarian tradisi Nyadran yang mencakup sedekah gunungan dan Nyadran Langen Bekso.

Barisan dilanjutkan dengan pasukan khusus prajurit yang terdiri dari para pemuda desa.

"Mereka adalah kunci keberhasilan desa yang selalu aktif dan giat dalam setiap kegiatan," kata Widiyanto.

Widiyanto menyebutkan bahwa karnaval tahun ini berlangsung sangat semarak dengan keterlibatan seluruh desa beserta unsur pendukungnya, menambah kemeriahan even tahunan ini.

Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terlaksana secara rutin dan tertib di masa mendatang.

"Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, karnaval ini juga menjadi ajang pembinaan untuk mempererat kekompakan dan kerukunan antarwarga," pungkasnya. (rio/naz/*)

Editor : Mizan Ahsani
#karnaval #pawai #senam #gunungan #ngawi #desa #budaya