NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Puluhan siswa kelas X-2 SMAN 1 Sine, Ngawi, terlihat panik, Senin (26/8) siang.
Itu setelah asap terlihat mengepul dari atap salah satu ruang kelas. Seketika mereka berhamburan keluar meninggalkan bangku masing-masing.
Kebakaran yang melanda salah satu ruang kelas sekolah tersebut terjadi sekitar pukul 14.40 WIB.
Kepala SMAN 01 Sine Muh. Alifudin Farchani mengatakan, warga sekolah sigap memadamkan api dengan alat seadanya.
Pun, petugas kepolisian dan petugas pemadam kebakaran (damkar) yang datang ke lokasi kejadian.
"Api bisa langsung dipadamkan, hanya bagian kecil atap kelas X-2 yang terbakar," ujar Alif, sapaannya.
Puluhan siswa kelas X-2 tak lagi bisa belajar ruang kelasnya yang biasa digunakan untuk proses kegiatan belajar mengajar (KBM) sehari-hari.
Atap yang terbakar, coba diperbaiki setelah pihak sekolah mendapat restu dari pihak kepolisian dan Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur.
"KBM kelas X-2 diungsikan ke ruang kelas yang lain," terangnya.
Polisi telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menelisik penyebab munculnya api.
"Dugaan sementara, kebakaran karena korsleting listrik,’’ kata Kapolsek Sine Iptu Sutikno.
Sejauh ini, damkar telah menerima 48 laporan kebakaran. Kasi Operasi dan Pengendalian Kebakaran Damkar Catur Sri Wiyanto mengatakan, masyarakat harus waspada.
Kondisi kabel listrik di rumah, kantor, atau fasilitas umum, perlu dicek.
"Saat ini suhu panas dan angin kencang, kebakaran akan cepat membesar,’’ ujar Catur (sae/den)
Editor : Budhi Prasetya