Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Seratusan Pelamar Pendaftaran Seleksi CPNS di Ngawi TMS, Ini Kesalahan yang Ditemukan saat Verifikasi

Asep Syaeful • Sabtu, 7 September 2024 | 00:30 WIB

EROR: Laman e-meterai mengalami gangguan menjelang berakhirnya akhir pendaftaran seleksi CPNS 2024.
EROR: Laman e-meterai mengalami gangguan menjelang berakhirnya akhir pendaftaran seleksi CPNS 2024.
 

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Calon pendaftar seleksi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) 2024 lingkup Pemkab Ngawi bisa bernafaslega.

Ini setelah pemerintah memperpanjang waktu pendaftaran buntuk permasalahan terkait layanan pembelian meterai elektronik (e-meterai).

Diketahui, tambahan waktu pendaftaran seleksi CPNS itu memang terkait dengan gangguan system e-meterai yang dikelola Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri).

Badan Kepegawaian Nasional (BKN) memperpanjang masa pendaftaran seleksi CPNS 2024 selama empat hari.

Penutupan yang awalnya dijadwalkan hari Jumat (6/9) diperpanjang hingga batas akhir sampai Selasa (10/9).

Sementara gangguan system e-meterai terjadi menjelang tenggat akhir pendaftaran.

"Sistem meterai elektronik down karena banyak pengakses,’’ kata Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Ngawi Shodiq Jumairi Effendy, Kamis (5/9).

Shodiq menyampaikan bahwa banyak calon pelamar kesulitan membeli e-meterai karena kendala sistem.

Beberapa ada yang kesulitan membubuhkan e-meterai dan mengunggah dokumen persyaratan lamaran.

"Perpanjangan ini untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendaftar,’’ ujarnya.

Hingga kemarin, sudah ada 1.514 pelamar yang selesai mendaftar sejumlah formasi yang disediakan.

Sebanyak 138 di antaranya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dan 138 lainnya belum diverifikasi.

Menurut Shodiq, kesalahan pelamar rata-rata pada substansi surat lamaran, surat pernyataan lima poin, dan surat pernyataan tidak pindah minimal 10 tahun.

"Banyak yang copy paste format milik Kementerian, bukan Pemkab Ngawi,’’ ungkapnya. (sae/cor)

Editor : Budhi Prasetya
#tms #pendaftaran #e-meterai #peruri #seleksi cpns #ngawi