Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Puluhan Pelajar Ngawi Nekat Bolos Sekolah agar Bisa Merokok, Terjaring Razia saat Nongkrong di Warung

Asep Syaeful • Sabtu, 14 September 2024 | 17:00 WIB
BIAR KAPOK: Pembinaan kepada puluhan siswa yang kedapatan bolos sekolah dan nongkrong di warung, Jumat (13/9). Beberapa di antara mereka lolos dari razia.
BIAR KAPOK: Pembinaan kepada puluhan siswa yang kedapatan bolos sekolah dan nongkrong di warung, Jumat (13/9). Beberapa di antara mereka lolos dari razia.

NGAWIJawa Pos Radar Madiun - Puluhan pelajar tingkat SMA, SMK, MA dan SMP,  tertunduk malu saat berada di Mako Satpol PP Ngawi.

Mereka terjaring razia gegara bolos sekolah dan nongkrong di beberapa warung yang ada di Jalan Podang, Desa Beran, Ngawi.

Satpol PP Ngawi mengelar razia Jumat (13/9) sekitar pukul 09.00 WIB. Pelajar yang bolos sekolah jadi sasaran.

Kabid Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat, Satpol PP Ngawi Budiono membenarkan pelaksanaan razia tersebut.

"Ada ratusan siswa di warung-warung itu. Sekitar 50 siswa kami amankan, yang lain kabur lewat jalan-jalan tikus," katanya.

Beberapa siswa berusaha menghindari razia saat petugas datang. Ada yang lari, tak sedikit juga yang bersembunyi. 

Budiono menyampaikan, razia dilakukan berdasarkan laporan masyarakat setempat.

Buntut keberadaan motor para pelajar tang terparkir di depan warung hingga menutup separo jalan. Akses lalu lintas terganggu.

"Banyak yang bolos, sangat mengganggu masyarakat," ungkapnya.

Puluhan siswa terjaring diberi pembinaan. Mereka juga diminta hormat bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Para pemuda ndablek itu dibolehkan pulang dengan syarat dijemput guru sekolah masing-masing.

Pihak sekolah siswa yang terjaring razia juga dipanggil untuk ikut memberikan pembinaan serta bertanggung jawab.

"Siswa-siswa itu bolos sekolah agar bisa merokok di warung yang jual ketengan (eceran, Red),'' ujar Budiono.

Dia ingin masyarakat, orang tua, hingga pihak sekolah, lebih memberi perhatian dan pengawasan. Agar, terhindar dari kenakalan remaja.

"Kami akan terus patroli untuk meminimalkan anak sekolah bolos," ujarnya.

Ali, salah satu warga setempat, mengaku resah atas para pelajar yang bolos tersebut. Sebab, mereka nyaris setiap hari nongkrong di warung tersebut.

Pun, memarkirkan kendaraan sembarangan. Alhasil, sebagian badan jalan tertutup hingga mobil tidak bisa lewat.

"Mengganggu pengguna jalan yang melintas," katanya. (sae/den)

Editor : Budhi Prasetya
#pelajar #bolos sekolah #kenakalan remaja #ngawi