NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun –Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Ngawi.
Titik api terlihat di kawasan hutan masuk petak 49F RPH Sidowayah BKPH Kedunggalar, timur TPK Banjarejo, Ngawi, Selasa (17/9).
Insiden kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB itu nyaris menghanguskan tempat Penimbunan Kayu (TPK) Banjarejo, Desa Banjarbanggi, Pitu, Ngawi.
Beruntung, api berhasil dipadamkan petugas gabungan sebelum merembet ke TPK Banjarejo.
"Setelah mengerahkan tiga unit pemadam kebakaran," kata Kasi Pengendalian Operasi Pemadam Kebakaran Catur Sri Wiyanto, Selasa (17/9).
Dia menyampaikan, kobaran api membakar daun jati, rumput, dan semak belukar yang kering.
Beruntung, si jago merah yang menyala itu tidak menjalar ke TPK yang penuh tumpukan kayu jati.
"Pembasahan juga kami lakukan dengan dua tangki air," terangnya.
Sementara itu, Kapolsek Pitu Iptu Pandoyo mengatakan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan petugas perhutani yang sedang berkumpul di TPK Bangunrejo.
Ketika melihat api langsung memberi kabar ke Polsek Pitu. Gerak cepat segera dilakukan menggunakan peralatan seadanya.
Petugas membuat sekat bakar atau ilaran untuk mencegah api masuk kawasan TPK.
"Alhamdulillah, sekitar pukul 14.00 api sudah padam,” terangnya.
Dia mewanti-wanti masyarakat di musim kemarau, khususnya yang berdomisili di dekat kawasan hutan agar tidak melakukan tindakan memicu kebakaran.
Seperti bakar sampah ataupun membuang puntung rokok sembarangan.
"Bagi warga yang mengetahui ada kebakaran hutan atau lahan, mohon segera melaporkan ke polsek terdekat," ujarnya.
Diketahui, ratusan kayu jenis mahoni dan sengon di TPK Banjarejo tahun lalu terbakar. (sae/den)
Editor : Budhi Prasetya