Jawa Pos Radar Madiun - Ony Anwar Harsono bukan sosok asing di Ngawi. Sebelum menduduki kursi bupati sejak 26 Februari 2021, Ony merupakan wakil bupati di Bumi Orek-Orek.
Ia punya kans besar memperpanjang masa jabatannya sebagai kepala daerah.
Pasalnya di Pilkada 2024, ia dan Dwi Rianto Jatmiko melawan kotak kosong.
Menariknya, meski saat ini ia merupakan politisi, latar pendidikan dan profesi Ony sebelumnya jauh dari politik.
Kendati ayahnya merupakan mantan bupati Ngawi, Ony di masa mudanya justru meniti karier sebagai seorang arsitek.
"Mulai tertarik masuk politik karena keluarga,'' ujarnya, saat berbagi cerita dalam program Obral-Obrol JawaPos TV Madiun, Jumat (4/10).
Selama memimpin Ngawi, baik sebagai wabup maupun bupati, Ony menilai reformasi birokrasi di daerahnya semakin baik.
Buktinya, banyaknya apresiasi yang didapat pemkab setempat.
Di sisi lain, Ngawi juga terus menjaga predikatnya sebagai lumbung pangan nasional.
Berbagai program, termasuk pembangunan infrastruktur, diarahkan guna mendukung sektor pertanian sebagai roda penggerak utama perekonomian daerah.
"70 persen masyarakat Ngawi adalah petani. Ini merupakan potensi yang luar biasa," tutur Ony.
Satu hal resep sukses yang selalu ia terapkan sejak dulu adalah blusukan ke desa-desa.
Ony selama ini telah menggalakan program Sambang Desa dan Subuh Bergerak.
"Dengan bertemu masyarakat, kita bisa mendengar suara mereka sekaligus membangun kedekatan," terangnya.
Program tersebut, kata Ony, sangat efektif dalam mengoptimalkan program pembangunan di Ngawi yang notabene APBD-nya terbatas. (naz)
Editor : Mizan Ahsani
Sumber : Radar Madiun