Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Salah Satu Penghuni Kamar Kos Sempat Ngopi di Angkringan Sebelum Kejadian, Ini Pengakuan Ketua RT

Asep Syaeful • Sabtu, 19 Oktober 2024 | 00:00 WIB

 

MISTERI : TimLabfor Polda Jatim dan Polres Ngawi melaksanakan olah TKP lanjutan kasus dugaan pembunuhan Darwati, di Desa Beran, Rabu (16/10).
MISTERI : TimLabfor Polda Jatim dan Polres Ngawi melaksanakan olah TKP lanjutan kasus dugaan pembunuhan Darwati, di Desa Beran, Rabu (16/10).
 

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Tabir misteri kasus dugaan pembunuhan di Desa Beran, Ngawi, terus coba diungkap pihak kepolisian.

Polres Ngawi dan Tim Labfor Polda Jatim sempat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan sehari pascakejadian yang merenggut nyawa Darwati itu. Kondisi kamar kos turut diperhatikan.

Diketahui, ibu kos menjadi korban dugaan pembunuhan tersebut. Ia ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya dengan kondisi yang memprihatinkan.

Salah seorang penghuni kamar kos yang berada di bagian depan rumah korban dikabarkan menghilang usai kejadian tragis itu.

Namun, Satreskrim Polres Ngawi belum bisa menyimpulkan bahwa terduga pelaku merupakan penghuni kamar kos yang sampai saat ini belum ditemukan.

"Masih kami dalami, belum dapat disimpulkan," kata Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Joshua Peter Krisnawan, Kamis (17/10).

Sementara pihak keluarga Darwati mengungkap jika sejumlah barang milik nenek 78 tahun itu hilang.

Di antaranya sepeda motor dan dompet warna hitam. Gunawan, cucu korban, menduga kuat bahwa pelaku adalah salah satu penghuni kamar kos.

Pria yang mengaku sebagai pensiunan TNI itu diketahui baru dua pekan menjadi penghuni salah satu kamar kos.

Kecurigaan itu mendasar pada sosoknya yang tidak diketahui keberadaannya itu pasca jasad korban ditemukan Selasa (15/10) lalu.

Pun Gunawan menyebut kemungkinan sepeda motor, handphone, dan tas kecil milik korban, turut dibawa minggat orang tersebut.

Hanya saja dirinya menegaskan jika itu hanya dugaan saja. Ia mempercayakan proses hukumkepada pihak kepolisian.

"Semoga bisa cepat ditemukan pelakunya dan dihukum setimpal," kata Gunawan, Kamis (17/10).

Keterangan lain soal penghuni kamar misterius itu didapat dari penuturan Soewadji, ketua RT setempat.

Ia menyampaikan bahwa penghuni kos yang saat ini hilang itu telah menyerahkan KTP dua pekan lalu.

Dia sempat ngopi bersama di angkringan setempat sebelum kejadian. Penghuni kos tersebut mengaku sedang mencari pekerjaan.

Pada kesempatan itu, lelaki penyewa kamar kos tersebut mengincar pekerjaan sebagai sekuriti di salah satu pabrik baru di Desa Kedungglagah, Geneng, Ngawi.

"Katanya sedang mencari pekerjaan," terangnya.

Selain itu, Soewadji mengungkapkan jika korban dikenal ramah oleh warga sekitar.  Almarhum juga aktif dalam kegiatan lingkungan.

Sehari hari, Darwati memang memiliki kesibukan lain. Ia berjualan beras di pasar.

"Korban menggunakan motor untuk aktivitas sehari-hari," ungkapnya. (sae/den)

Editor : Budhi Prasetya
#kamar kos #ngawi #pelaku #ketua rt #pembunuhan