NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Ratusan kursi seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) Ngawi 2024 tanpa peminat.
Itu setelah ratusan formasi seleksi PPK Ngawi 2024 tersebut tanpa pendaftar. Dari total 440 formasi yang dibuka pada tahap pertama, hanya terisi 50.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ngawi Idham Karima menyebut prosesnya tetap berjalan sesuai jadwal.
"Saat ini sudah tahap seleksi administrasi, pengumumannya 30 Oktober - 1 November," ujarnya, Selasa (29/10).
Idham menyampaikan, total formasi PPPK terbagi menjadi 282 tenaga guru, 157 tenaga teknis, dan satu tenaga kesehatan.
Sementara 50 pendaftar itu di formasi tenaga teknis. Menurutnya, kondisi itu disebabkan seleksi tahap pertama ini khusus pendaftar prioritas.
Yakni, eks THK II atau yang sudah masuk dalam database BKN.
"Sebenarnya kami sudah petakan ada sekitar 90 orang masuk kategori prioritas, mungkin sebagian ada yang sudah tidak memenuhi syarat hingga meninggal dunia," ujarnya.
Karena formasi belum terpenuhi, pendaftaran gelombang kedua akan dibuka. Kuota formasi belum terisi bisa diambil pelamar bukan prioritas.
Syaratnya, tenaga non ASN minimal sudah dua tahun. Pun, punya surat keterangan kepala unit tempat kerja.
"Pertengahan bulan depan dibuka gelombang dua, teknisnya menunggu pusat," ungkap Idham.
Dia mengatakan, ratusan tenaga medis badan layanan usaha daerah (BLUD) sejumlah puskesmas, rumah sakit, dan Labkesda Ngawi, bisa ikut gelombang kedua.
Tapi formasinya kebanyakan lulusan SMA.
"Jika memang mau downgrade, tidak masalah,’’ pungkasnya. (sae/den)
SEPUTAR SELEKSI PPPK TAHAP PERTAMA
- Diperuntukkan bagi pelamar prioritas
- BKPSDM catat 90 orang pelamar prioritas
- Pendaftaran baru diikuti 50 pendaftar
- Sebanyak 440 total formasi yang dibuka