Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Ajak Generasi Muda Sadar Kesehatan, Pemdes Jatigembol Optimalkan Posyandu Remaja

Mizan Ahsani • Kamis, 14 November 2024 | 14:00 WIB
REMAJA SEHAT: Para remaja Desa Jatigembol, Kecamatan Kedunggalar proaktif mengikuti posyandu remaja secara rutin. (PEMDES JATIGEMBOL)
REMAJA SEHAT: Para remaja Desa Jatigembol, Kecamatan Kedunggalar proaktif mengikuti posyandu remaja secara rutin. (PEMDES JATIGEMBOL)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Pemuda memegang peran penting dalam keberlanjutan masa depan bangsa.

Oleh karena itu, selain memiliki karakter yang baik, mereka juga dituntut untuk sadar dan peduli terhadap kesehatan diri sendiri. Kesadaran ini perlu ditanamkan sejak usia remaja.

Untuk itu, Pemerintah Desa Jatigembol di Kecamatan Kedunggalar melaksanakan kegiatan Posyandu Remaja secara rutin hingga saat ini.

Yhugo Swastiko, Sekretaris Desa Jatigembol, menyebutkan bahwa kegiatan berbasis kesehatan ini memberikan banyak manfaat.

"Kegiatan ini bertujuan untuk membantu perkembangan remaja, khususnya dalam menjaga kesehatan dan keterampilan hidup sehat," terangnya.

Banyak manfaat yang dapat diperoleh dari Posyandu Remaja.

Di antaranya, meningkatkan kesadaran remaja untuk menerapkan pola hidup sehat, serta membantu mereka menghadapi tantangan hidup dengan lebih baik.

"Posyandu ini juga bertujuan agar remaja dapat mengembangkan keterampilan hidup sehat," tambahnya.

Yhugo menjelaskan lebih lanjut tentang Posyandu Remaja, yang menyasar remaja usia 10 hingga 18 tahun, baik laki-laki maupun perempuan.

SOLID: Jajaran Pemdes Jatigembol dan para kader posyandu dalam pelaksanaan posyandu remaja. (PEMDES JATIGEMBOL)
SOLID: Jajaran Pemdes Jatigembol dan para kader posyandu dalam pelaksanaan posyandu remaja. (PEMDES JATIGEMBOL)

"Posyandu Remaja menyediakan berbagai pelayanan kesehatan dasar, seperti penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, dan pengukuran tekanan darah," ujarnya.

Selain itu, Posyandu Remaja juga memberikan penyuluhan.

Terutama mengenai berbagai masalah yang sering dialami oleh remaja.

Seperti kesehatan reproduksi, penyalahgunaan narkoba (NAPZA), seksualitas, dan HIV/AIDS.

Posyandu Remaja menggunakan sistem lima meja. Meja 1 untuk pendaftaran atau registrasi. meja 2 pemeriksaan berat badan, pengukuran tinggi badan, dan tekanan darah.

Meja 3 pencatatan hasil pemeriksaan, meja 4 penyuluhan gizi dan kesehatan (termasuk pemberian tablet zat besi).

Sementara, meja 5 untuk Konseling dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE).

Diharapkan, melalui Posyandu Remaja, para remaja dapat memperoleh pengetahuan tentang kesehatan serta solusi bagi masalah yang mereka hadapi di usia pubertas.

"Selain itu, kader kesehatan desa juga dapat memantau pertumbuhan remaja," pungkas Yhugo. (rio/naz/*)

 

Editor : Mizan Ahsani
#posyandu remaja #pemuda #kesehatan #Pemdes #ngawi