NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Warga diharap waspada saat melintasi Jembatan Winong yang ada di Desa Ketanggung, Sine, Ngawi.
Itu lantaran kondisi infrastruktur tersebut saat ini memprihatinkan dan rawan putus. Sebab, sayap sisi selatan Jembatan Winong ambrol.
"Lokasi kami pasangi papan peringatan, takut banjir lalu longsor lagi," kata Camat Sine Agus Dwi Narimo, Rabu (4/12).
Baca Juga: Setelah Sekian Lama, Jembatan Klumutan di Madiun Bakal Diperbaiki Tahun Depan
Agus mengungkapkan, sayap Jembatan Winong diketahui longsor diterjang banjir akhir pekan lalu.
DAM sungai Mondokan, Sragen, yang lebih dulu ambrol disebut-sebut sebagai salah satu penyebabnya.
Aliran sungai pascaambrolnya DAM sungai tersebut menggerus sayap Jembatan Winong.
Baca Juga: Jembatan Penghubung Kota dan Kabupaten Madiun Rawan Roboh, Pondasi Turun 20 Sentimeter
''Daerah tersebut pertemuan Sungai Mondokan dan Sawur,'' terangnya.
Koordinasi bersama pihak-pihak terkait telah dilakukan. Seperti, BBWS Bengawan Solo, DPUPR dan BPBD setempat, serta Pemkab Sragen.
''Untuk penanggulangan segera,'' ujar camat.
Dia berharap segera ada tindakan. Terlebih Jalan Sine-Gondang, tempat jembatan berada, merupakan jalur alternatif Jatim- Jateng.
Arus kendaraan yang melintas di jalur tersebut cukup padat. Pun, intensitas hujan masih tinggi.
"Setidaknya, segera ada langkah darurat," pungkasnya. (sae/den)