Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Banjir Besar Rendam Ponorogo, Tanah Longsor Hantam Rumah Warga Ngawi, Satu Warga Terluka

Asep Syaeful • Selasa, 17 Desember 2024 | 22:30 WIB

TERDAMPAK BENCANA: Kondisi rumah Susanto di Desa Wonosari, Sine, usai diterjang bencana tanah longsor Minggu (15/12) petang.
TERDAMPAK BENCANA: Kondisi rumah Susanto di Desa Wonosari, Sine, usai diterjang bencana tanah longsor Minggu (15/12) petang.
 

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Hujan deras disertai angin kencang pada hari Minggu (15/12) lalu menimbulkan bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah.

Banjir besar rendam tujuh kemacatan di Ponorogo. Sementara bencana tanah longsor dilaporkan merusak rumah warga di Kecamatan Sine, Ngawi.

Salah satunya yang dialami oleh Susanto, warga Desa Wonosari. Lelaki 48 tahun itu mencerita detik-detik terjadinya tanah longsor yang merusak rumahnya.

"Ada suara gemuruh dari belakang rumah sekitar pukul 18.00, terjadi begitu cepat saat hujan deras,’’ ucapnya, Senin (16/12).

Rumah bagian belakang Susanto hancur diterjang material tanah longsor. Kala itu, dia segera mengajak anak dan istrinya ke tempat yang lebih aman.

"Kami mengungsi ke rumah nenek," ungkap Susanto.

Sesuai catatan BPBD Ngawi, warga terdampak bencana di Kecamatan Sine tidak cuma Susanto.

Rumah tetangganya yang bernama Catur, juga kena terdampak longsor.

Pun, kediaman Rayem, di Desa Pocol. Sementara rumah Suwono, 63, warga Desa Sine rusak parah tertimpa pohon tumbang.

Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi Partoyo mengungkapkan, material longsor berupa tanah dari tebing setinggi sekitar 10 meter.

Menimpa bagian dapur hingga ruang utama. Berbagai perabotan rumah tertimbun tanah.

“Ada satu korban luka, yakni putra Suwono yang tertimpa genting saat pohon tumbang menimpa rumahnya,’’ ujar Partoyo.

Rumah terdampak bencana masih dihuni. Cuma beberapa anggota keluarga yang diungsikan ke rumah keluarga yang lebih aman.

“Warga diharap terus waspada longsor susulan, cuaca masih ekstrem,’’ ungkap Partoyo.

Pada saat bersamaan, beberapa wilayah di Kecamatan Kwadungan terdampak banjir. Akibat air kiriman dari Sungai Bengawan Madiun.

Jalan penghubung antardesa dan area persawahan tergenang. (sae/den)

Editor : Budhi Prasetya
#ngawi #bencana #banjir #tanah longsor