Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Cerita Atlet PSHT Asal Ngawi yang Sabet Medali Emas Abu Dhabi World Pencak Silat Championship 2024, Sebut Malaysia sebagai Lawan Tersulit

Mizan Ahsani • Jumat, 27 Desember 2024 | 00:24 WIB
SANG JUARA: Mujadidi Faiza Adhim, remaja asal Ngawi, berhasil meraih medali emas pada ajang Abu Dhabi World Pencak Silat Championship 2024.
SANG JUARA: Mujadidi Faiza Adhim, remaja asal Ngawi, berhasil meraih medali emas pada ajang Abu Dhabi World Pencak Silat Championship 2024.

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Prestasi luar biasa kembali hadir dari cabang olahraga pencak silat.

Mujadidi Faiza Adhim, atlet PSHT berusia 16 tahun asal Rejono, Karangjati, Ngawi, berhasil meraih medali emas pada ajang Abu Dhabi World Pencak Silat Championship 2024.

Kejuaraan ini diikuti oleh 57 negara dengan lebih dari 1.100 peserta, yang berlangsung pada 18–23 Desember lalu di Abu Dhabi.

Mujadidi menjuarai kategori Junior Male C dengan kelas berat 47–51 kilogram.

Ia sukses mengalahkan lawan-lawannya yang tangguh dari Uzbekistan, Malaysia, dan Kazakhstan.

"Lawan yang paling sulit Malaysia," kata Mujadidi. "Mental tidak down, justru bersemangat demi membanggakan Indonesia," sambungnya.

Kemenangan ini bukan hanya mengharumkan nama Ngawi, tetapi juga membawa Indonesia meraih gelar juara umum dalam kejuaraan bergengsi tersebut.

"Terima kasih atas segala dukungan yang diberikan, hingga membuat saya berhasil meraih prestasi ini," ujar atlet PSHT tersebut.

Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi gemilangnya, Mujadidi disambut hangat di Pendapa Wedya Graha oleh Pemkab Ngawi.

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko yang juga Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Ngawi, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian Mujadidi.

Menurutnya, prestasi ini adalah hasil dari pembinaan jangka panjang yang intens serta dukungan penuh terhadap atlet muda seperti Mujadidi.

"Prestasi ini merupakan buah kerja keras pembinaan atlet di Ngawi, serta dukungan serius dari semua pihak yang peduli terhadap pencak silat," tuturnya.

Sebagai bentuk penghargaan, Mas Antok -sapaan Dwi Rianto Jatmiko- memberikan hadiah spesial berupa motor listrik dari kantong pribadinya.

Tak hanya itu, Pemkab Ngawi juga memberikan uang pembinaan sebesar 15 juta rupiah kepada Mujadidi sebagai dorongan untuk terus mengembangkan bakatnya.

Keberhasilan Mujadidi Faiza Adhim membuktikan bahwa kerja keras dan dukungan penuh dari berbagai pihak dapat mengantarkan atlet muda untuk meraih prestasi gemilang. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#psht #pencak silat #atlet #ngawi #Dwi Rianto Jatmiko #wakil bupati