Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Misteri Koper Merah, Yusuf Mengira Berisi Benda Berharga, Ternyata Malah Bikin Shock 

Asep Syaeful • Jumat, 24 Januari 2025 | 21:00 WIB

BENDA MISTERIUS: Koper merah berisikan mayat perempuan di Desa Dadapan, Kendal, Ngawi menggegerkan warga setempat, Kamis  23 Januari 2025.
BENDA MISTERIUS: Koper merah berisikan mayat perempuan di Desa Dadapan, Kendal, Ngawi menggegerkan warga setempat, Kamis 23 Januari 2025.
 

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Penemuan koper merah di selokan seberang tempat pembuangan sampah (TPS) Dadapan membuat geger warga.

Yusuf, warga Desa Macanan, Kecamatan Jogorogo, Ngawi, berharap menemukan benda berharga dari dalam koper merah tersebut.

Namun siapa sangka, ia justru dibuat terkejut dengan isi koper yang ditemukannya hari Kamis 23 Januari 2025.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Desa (Kades) Dadapan, Kecamatan Kendal, Ngawi, Andik Bangga Sagita Rama.

Dirinya menyebutkan jika perhatian Yusuf teralihkan saat hendak pulang usai membuang sampah di TPS Dadapan.

Menurut pengakuannya, ia melihat paket besar di selokan yang berada di seberang TPS.

Disebutkannya paket yang dimaksud Yusuf itu terbungkus bubble wrap dan selotip fragile handle with care.

"Karena penasaran, paket itu mau diangkat pak Yusuf, dikiranya benda berharga,’’ kata Andik.

Dia mengatakan, Yusuf sempat curiga karena paket yang ditemukannya itu cukup berat. Lantaran penasaran, lelaki berumur 40 tahun itu lalu mencoba membuka.

Di dalamnya ternyata ada koper merah yang ditali dadung yang juga berwarna merah.

Karena berpikiran ada barang berharga, Yusuf lantas membuka sedikit koper tersebut. Di dalam koper ada bedcover dengan bau menyengat.

"Karena ragu-ragu, melapor ke saya," terang kades.

Usai menerima laporan itu, ia lantas menuju lokasi penemuan. Sejurus kemudian, dirinya segera lapor ke Polsek Kendal dan Polres Ngawi.

"Curiga isinya mayat,’’ ujarnya.

Benar saja, tim inafis Satreskrim Polres Ngawi dan petugas Puskesmas Kendal yang datang ke lokasi penemuan mendapati mayat di dalam koper.

Tak hanya itu, Andik mengungkapkan jika seorang warganya sudah mengetahui keberadaan “paket” itu sejak hari Rabu 22 Januari 2025.

Sayangnya penemuan bungkusan mirip paket itu tidak dilaporkan wargannya itu.

Dirinya menduga jika pembuang koper merah itu sudah terbiasa membungkus paket.

“Kalau bukan orang yang terbiasa membungkus paket, tidak bisa membungkus seperti itu,’’ pungkas kades. (sae/den)

Editor : Budhi Prasetya
#paket #ngawi #mayat #Koper Merah