NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Taman Pemuda Soekarno, Ngawi, kehilangan fasilitas kursi pengunjung. Dinas lingkungan hidup (DLH) telah melaporkan kasus pencuriannya ke Polres Ngawi.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas, pelakunya terlihat turun dari becak. ’’Pelaku diduga tukang becak,‘’ kata Kabid Tata Lingkungan dan Pertamanan DLH Ngawi Yosef Danni Kurniawan.
Yosef mengatakan, aksi pencurian terekam CCTV toko alat pertanian di seberang taman. Kejadiannya sekitar pukul 01.00 Rabu (22/1) lalu.
Dalam rekaman, tampak seorang pria dengan becaknya berhenti di halaman taman. Pria misterius itu kemudian mengambil dua kursi beserta besi penyangga. ‘’Kami berharap pelakunya segera ditemukan,’’ ujarnya.
Dia menerangkan, kursi yang dicuri merupakan fasilitas untuk warga bersantai di taman. Setiap kursi memiliki tiga besi penyangga yang terbuat dari bahan cor. Pengadaan satu set kursi sekitar Rp 3,7 juta. ‘’Total kerugian Rp 7,4 juta,’’ sebutnya.pencuria
Yosef menduga besi penyangga kursi dijual ke perajin logam. Sebab punya nilai jual yang cukup tinggi. ‘’Pelaporan ke polisi sebagai syarat untuk penghapusan aset,’’ ucapnya. (sae/cor)
Editor : Hengky Ristanto