Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

DPP Ngawi Klaim Kini Peternak Lebih Sadar Vaksinasi, Vaksin PMK Bantuan Pemprov Jatim Tersisa 1.000 Dosis

Asep Syaeful • Senin, 3 Februari 2025 | 21:30 WIB

PENCEGAHAN: Tim dokter hewan DPP Ngawi menyuntik vaksin PMK ke salah satu ternak sapi.
PENCEGAHAN: Tim dokter hewan DPP Ngawi menyuntik vaksin PMK ke salah satu ternak sapi.
 

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Pelaksanaan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) awal tahun 2025 ini berjalan lancar.

Padahal sebelumnya, program vaksinasi penyakit mulut dan kuku di Ngawi sempat mendapat penolakan sebagian warga dan peternak.

Kondisi itu berubah saat merebaknya  kembali kasus PMK sejak akhir tahun 2024 lalu.

Kesadaran peternak disebut-sebut meningkat, hingga membuat pelaksanaan suntikan lebih optimal.

Dua tim vaksinasi dengan total delapan dokter hewan bergerak ke desa-desa wilayah Ngawi barat dan timur sejak dua pekan belakangan.

Dari total 3.500 dosis vaksin bantuan Pemprov Jawa Timur, 1.000 dosis di antaranya masih menunggu disuntikkan.

"Targetnya tersalurkan semua di awal Februari,’’ kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) Ngawi Eko Yudo Nurcahyo, Minggu 2 Februari 2025.

Yudo mengatakan, program vaksinasi sempat menghadapi kendala, terutama penyaluran vaksin dosis kedua.

Banyak peternak menolak karena alasan efek sampingnya.  Yakni, sapi kehilangan nafsu makan.

"Kini peternak lebih sadar dan prosesvaksinasi berjalan lebih lancar,’’ klaimnya.

Selain menyelesaikan vaksin bantuan, pemkab mengalokasikan Rp 255 juta untuk pengadaan 10 ribu dosis vaksin PMK secara mandiri.

Hingga kini, kasus PMK di Ngawi masih cukup tinggi. Tercatat 130 ekor sapi mati, sementara 800 ekor lainnya dinyatakan positif.

Yudo menjamin anggarannya tidak terdampak refocusing APBD untuk menyukseskan program prioritas pemerintahan pusat.

"Penanganan PMK sifatnya darurat, sehingga harus segera ditangani dengan optimal,’’ tegasnya. (sae/cor)

Editor : Budhi Prasetya
#penyakit mulut dan kuku #ngawi #pmk #vaksinasi