Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tiga Warga Ngawi Disengat Tawon Vespa, Satu Orang Meninggal Dunia, Warga Takut ke Ladang

Asep Syaeful • Jumat, 7 Februari 2025 | 18:46 WIB
TAK JADI KE TKP: Warga dan anggota kepolisian saat hendak menuju lokasi kejadian sengatan tawon vespa di Desa Pocol, Sine, Ngawi, Kamis 6 Februari 2025. 
TAK JADI KE TKP: Warga dan anggota kepolisian saat hendak menuju lokasi kejadian sengatan tawon vespa di Desa Pocol, Sine, Ngawi, Kamis 6 Februari 2025. 

NGAWIJawa Pos Radar Madiun – Serangan tawon Vespa affinis kepada manusia kembali terjadi. 

Kali ini nasib tragis harus dialami Sumarni, warga Desa Poncol, Kecamatan Sine, Ngawi. Ibu rumah tangga  itu jadi korban keganasan tawon Vespa affinis. 

Saat kejadian, ia tengah mencari rumput di kebun. Perempuan berumur 56 tahun itu meninggal dunia hari Kamis 6 Februari 2025. 

Sumarni bukan satu-satunya korban, ada dua orang lain yang juga jadi sasaran serangan serangga bercorak kuning hitam yang biasa disebut tawon endas itu.

Insiden memilukan itu terjadi pada hari Rabu 5 Februari 2025. Dimas Kurniawan, warga setempat, mengaku mendengar teriakan korban. 

Dia lantas mendekati sumber suara minta tolong yang berasal dari kawasan ladang penuh rumpun bambu dan pepohonan di desa setempat itu.

"Korban diserang sekumpulan tawon endas,’’ kata Dimas.

Dirinya menyebut jika tawon vespa juga menyerang dua perempuan lainnya. Namun, kondisi Sumarni yang paling parah.

Sebab, bekas sengatan serangga terbang itu terlihat ada di bagian tangan dan kepala.

"Korban sedang mencari rumput. Saya bersama warga langsung membawanya ke klinik di Sine,’’ terang Dimas.

Di klinik, kondisi Sumarni memburuk. Yang bersangkutan lantas dirujuk ke Rumah Sakit Hastuti, Sragen, Jawa Tengah.

Sayang nyawa tak terselamatkan. Sumarni meninggal pukul 03.00 WIb hari Kamis 6 Februari 2025. 

Duka menyelimuti keluarga Sumarni saat jenazah tiba di rumah duka pagi. Terutama suami korban, Puryadi, 60, dan dua anaknya.

"Tawon menyerang kepala ibu saya,” kata Ira Widayanti, anak korban.

Kejadian yang merenggut nyawa Sumarni itu membuat warga desa setempat khawatir dan takut beraktivitas di ladang.

Seperti yang dirasakan Suyatno. Sebab, keberadaan sarang tawon Vespa belum ditemukan. Bahkan, polisi yang hendak mendatangi lokasi mengurungkan niat.

"Nanti bersama-sama mencari sarangnya untuk dimusnahkan, agar kejadian tak terulang,’’  kata Suyatno. (sae/den)

 

SENGATAN MEMATIKAN VESPA AFFINIS DI NGAWI

-          Korban disengat saat mencari rumput di ladang penuh bambu dan pepohonan.

-          Dua perempuan lain yang beraktivitas serupa juga diserang.

-          Korban tersengat di bagian kepala dan tangan.

-          Korban dibawa ke klinik tapi kondisi memburuk.

-          Korban dirujuk ke rumah sakit, tapi nyawa tak tertolong.

Editor : Budhi Prasetya
#tawon vespa #Meninggal #korban #serangan #ngawi