NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Audisi Festival Dai Cilik Ramadan 2025 memasuki hari kedua, Jumat (7/2).
Kali ini, giiran para pelajar SD dan MI dari Ngawi yang unjuk gigi.
Sebanyak 66 peserta dari tingkat SD/MI se-Ngawi unjuk kebolehan dalam ajang ini yang berlangsung di Balai Pertemuan Al Falah, Kantor Kemenag Ngawi.
Di ajang ini, talenta muda di bidang dakwah mulai bermunculan.
Salah satunya adalah Airlangga, 7, siswa kelas satu dari MIN 6 Ngawi, yang menjadi peserta pertama.
Dengan penuh percaya diri, Angga membawakan ceramah dengan lancar dan komunikatif.
"Saya sudah latihan banyak sebelum lomba, jadi senang dan percaya diri," ujarnya.
Menariknya, meski masih kecil, Angga sudah memiliki idola di dunia dakwah, yakni KH. Anwar Zahid.
Ia bahkan mengaku sering menonton ceramah dai asal Bojonegoro tersebut dan belajar dari cara penyampaiannya.
"Saya suka melihat ceramahnya Anwar Zahid," kata Angga yang ternyata bercita-cita menjadi pemain bola.
Angga dan para peserta dinilai oleh tiga juri.
Antara lain Zain Suhri Soleh (Dosen IAI Ngawi/PP Roudlotul Muta'alimin Katerban), Henti L (Penyiar Radio Suara Ngawi), dan Arfinanto Arsyadani (GM Jawa Pos Radar Madiun).
Baca Juga: KULINER NYAMLENG | Info Penting! Ngonsumsi Walang Goreng Migunani tumrap Kesehatan lan Nambah Energi
Berebut Tiket Final di Plaza Madiun
Festival Dai Cilik Ramadan 2025 di Ngawi menjadi ajang persaingan ketat karena hanya 5 peserta terbaik yang akan lolos ke Grand Final pada 22 Februari 2025 di Plaza Madiun.
Mereka nantinya akan bertanding dengan finalis dari berbagai daerah lainnya.
Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Ngawi Pujianto menyatakan bahwa ajang ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakatnya dalam berdakwah.
"Ini bukan sekadar lomba, tapi juga tempat belajar dan melatih kepercayaan diri. Jika belum lolos tahun ini, bisa mencoba lagi tahun depan," tuturnya.
"Semoga festival ini bisa terus berlangsung dengan jumlah peserta yang semakin banyak," sambung Pujianto.
Selain Kemenag, festival ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Ngawi, khususnya Dinas Pendidikan Ngawi. Antusiasme dari peserta SD terlihat cukup tinggi.
Hingga pendaftaran ditutup, tercatat 36 peserta dari 19 koordinator wilayah (Korwil) SD di Ngawi ikut serta dalam audisi ini.
"Kami dorong lebih banyak peserta dari SD. Semakin banyak yang ikut, semakin baik untuk pembinaan bakat mereka," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Ngawi Sumarsono.
Festival Dai Cilik Ramadan 2025 menjadi ajang bergengsi yang tidak hanya melatih keterampilan berbicara di depan umum, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Islami.
Dengan semangat tinggi, siapa yang akan melangkah ke final? (naz)
Editor : Mizan Ahsani