NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Kepadatan arus balik lebaran Idul Fitri tahun 2025 sudah mulai sejab beberapa hari terakhir.
Khusus moda transportasi publik seperti bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP), masih terus menunjukkan peningkatan.
Hingga Sabtu 5 April 2025, tercatat sedikitnya 886 armada AKAP maupun AKDP masuk terminal Kertonegoro Ngawi.
Jumlah tersebut diklaim terbanyak sejak arus balik lebaran Idul Fitri tahun ini dimulai.
Hingga Minggu 6 April 2025, ratusan bus masih mengangkut penumpang dari terminal tipe A tersebut.
Prediksinya, arus balik masih berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Sebab, musim libur Lebaran Idul Fitri tahun ini relatif panjang.
“Hingga besok diperkirakan masih ada banyak penumpang yang balik ke perantauan," kata Kasatpel Terminal Kertonegoro Ngawi Ali Imron Hariyadi.
Imron menyampaikan, jumlah armada angkutan Lebaran tahun ini menurun cukup signifikan.
Puncak arus balik tahun lalu mulai H+3 hingga h+5, selalu di atas seribu armada. Tahun ini, tidak menyentuh angka 900 armada (selengkapnya lihat grafis).
"Secara data, armada angkutan Lebaran memang turun tahun ini, baik saat arus mudik maupun balik," terangnya.
Dia mengatakan jumlah armada yang turun belum bisa dianalisis apakah pemudik yang pulang kampung tahun ini berkurang.
Sebab, tidak dimungkiri banyak pemudik menyewa kendaraan roda empat untuk pulang kampung. Mereka iuran untuk sewa mobil, ongkos bensin, hingga bayar tol.
“Tahun ini banyak orang yang memilih iuran sewa mobil untuk pulang kampung," pungkasnya. (sae/den)
ANGKUTAN LEBARAN
H+1 Lebaran Idul Fitri
2024: 960 armada
2025 : 820 armada
H+2 Lebaran Idul Fitri
2024: 986 armada
2025: 856 armada
H+3 Lebaran Idul Fitri
2024: 1.019 armada
2025: 868 armada
H+4 Lebaran Idul Fitri
2024: 1.038 armada
2025: 886 armada
Editor : Budhi Prasetya