Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Hendak Pulang ke Rumah, Sepeda Motor Rohma Maulidia Ditabrak Bus, Keponakan yang Diboncengnya Tewas

Asep Syaeful • Selasa, 8 April 2025 | 01:10 WIB

 

LAKA LANTAS: Proses evakuasi bus Sugeng Rahayu yang menabrak motor di Jalan Raya Solo-Ngawi masuk Desa/Kecamatan Mantingan, Sabtu 5 April 2025 malam.
LAKA LANTAS: Proses evakuasi bus Sugeng Rahayu yang menabrak motor di Jalan Raya Solo-Ngawi masuk Desa/Kecamatan Mantingan, Sabtu 5 April 2025 malam.

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Duka menyelimuti keluarga Rohma Maulidia sepekan setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Remaja perempuan itu mengalami celaka saat perjalanan pulang ke rumahnya pada hari Sabtu 5 April 2025 malam.

Ironisnya, ia harus kehilangan Muhammad Ardian Al Fatih, keponakannya yang masih berumur 10 tahun dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut.

Informasi yang dihimpun, warga Desa Mantingan, Ngawi itu tengah mengendarai sepeda motor NMax bernopol AE 5116 JAR.

Nahas, Rohma ditabrak bus Sugeng Rahayu nopol W 7060 UP yang dikemudikan Slamet Hari Santoso, asal Desa Gemekan, Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Ketika itu, korban yang hendak belok ke rumahnya yang berada di pinggir Jalan Raya Solo–Ngawi tersebut.

Keponakannya, Muhammad Ardian Al Fatih, dikabarkan tewas tepat di depan rumah perempuan 22 tahun itu. Sementara Rohma mengalami patah tulang kaki kanan.

"Korban yang meninggal itu posisinya dibonceng," kata Rosi Wijanarko, saksi mata.

Rosi mengungkapkan, motor NMax yang dikendarai korban melaju dari arah barat. Saat melaju di jalan yang menikung, Rohma belok ke kanan.

Tiba-tiba muncul bus Sugeng Rahayu dari arah belakang dengan kecepatan tinggi.

“Motor korban ditabrak dari belakang pas belok kanan,” ujarnya.

Karena saking kencangnya, bus tidak langsung berhenti setelah berbenturan dengan sepeda motor Rohma.

Angkutan umum antarkota antarprovinsi itu menabrak sejumlah tiang kabel telepon di pinggir jalan. Sebelum akhirnya terjerembab masuk ke dalam parit.

"Jarak antar kendaraan terlalu dekat dan pengemudi bus tak sempat mengerem,” ucap Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi Iptu Parsidi.

Jasad Ardian langsung dievakuasi ke RSUD dr Soeroto untuk proses visum. Sedangkan Rohma dirawat di RS Mantingan Ngawi.

Proses evakuasi bus sempat memicu kemacetan cukup panjang dari arah Ngawi maupun Solo.

“Arus lalu lintas kembali lancar setelah sekitar setengah jam,” pungkas Parsidi. (sae/cor)

Editor : Budhi Prasetya
#tewas #korban #kecelakaan #ngawi #Bus Sugeng Rahayu