Jawa Pos Radar Madiun - Desa Ngawi (Ngawi Purba) terus mendorong potensi lokal melalui pengembangan sektor wisata desa.
Salah satu langkah nyata adalah menjadikan Embung Sekip, yang berlokasi di Dusun Jetis, sebagai destinasi wisata air dan pemancingan yang kini dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
"Embung ini sudah lama ada, tapi belum optimal. Sekarang kami kelola lewat BUMDes agar bisa menambah pendapatan asli desa (PADes),” ujar Eni Sulitiowati, Sekretaris Desa Ngawi, Jumat (19/4).
Pengelolaan Embung Sekip oleh BUMDes merupakan hasil dari musyawarah perencanaan pembangunan desa (Musdes), yang kemudian tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa.
Pemdes memandang bahwa lokasi embung memiliki potensi wisata yang besar, terutama untuk pengembangan wisata air berbasis komunitas.
“Embung Sekip kami siapkan sebagai unit usaha BUMDes sejak awal 2023, dan serah terima pengelolaan ke BUMDes dilakukan pada Maret 2025,” jelas Eni.
Dari Lomba Mancing hingga Wisata Perahu
Kini, Embung Sekip dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti gazebo, wahana perahu wisata, hingga spot-spot nyaman untuk pengunjung yang ingin bersantai atau memancing.
Bahkan area ini sering dijadikan venue lomba mancing, yang berhasil menarik kunjungan dari berbagai daerah sekitar.
Dana pengembangan fasilitas ini berasal dari Dana Desa (DD) dan Bantuan Khusus untuk BUMDes, yang disalurkan sekali.
BUMDes Desa Ngawi kini mengelola Embung Sekip melalui tiga personel inti.
Selain berfokus pada pengelolaan destinasi, unit usaha ini juga membuka peluang bagi warga sekitar untuk berjualan makanan, minuman, dan kebutuhan pengunjung lainnya.
“Harapannya, keberadaan wisata ini juga bisa berdampak ekonomi langsung bagi warga sekitar,” ujar Eni.
Pemdes Ngawi berharap keberadaan Embung Sekip dapat menjadi model pengembangan wisata berbasis desa yang berkelanjutan. Selain itu, Pemdes juga meminta agar pengelola BUMDes menjaga sarana dan prasarana yang telah dibangun.
“Kami ingin ini tidak hanya jadi sumber PADes, tapi juga tempat edukasi, hiburan, dan pemberdayaan ekonomi warga,” pungkas Eni. (rio/naz/*)
Editor : Mizan Ahsani